Soal adanya informasi bibit-bibit tersebut busuk dan rusak setelah tiba di Timika, Alice pun membenarkan hal tersebut. Ia mengakui bahwa memang ada sejumlah bibit bawang merah yang busuk dan rusak. Namun, hal ini bukan suatu kesengajaan melainkan kesalahan pada proses pengemasan oleh pihak pemasok.
Alice menegaskan bahwa meski begitu tidak mempengaruhi kondisi bibit secara keseluruhan. Ia menjelaskan bahwa bibit bawang merah adalah barang hidup sehingga proses pengemasan harus sesuai standar.
Dikatakan bahwa jumlah bibit yang rusak itu sebanyak 500 kilogram. Akan tetapi Distanbun berkomitmen akan mengantinya. Distanbun bahkan telah menyiapkan satu hektar tambahan untuk penanaman bibit pengganti.(mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Salah satu sanksi yang berat, yakni menghukum Persipura tanpa penonton dalam laga kandang selama satu…
Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota berhasil mengamankan seorang warga negara asing asal Papua Nugini…
Dalam konferensi pers yang digelar pada, Sabtu (16/5) di Wamena, para mahasiswa menilai konflik tersebut…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, kembali mengingatkan seluruh satuan pendidikan di wilayahnya untuk menerapkan prinsip…
Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menegaskan komitmennya mempercepat pembukaan akses wilayah terpencil di Papua, khususnya…
LL ditangkap karena diduga memiliki narkotika jenis ganja. Penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait…