Soal adanya informasi bibit-bibit tersebut busuk dan rusak setelah tiba di Timika, Alice pun membenarkan hal tersebut. Ia mengakui bahwa memang ada sejumlah bibit bawang merah yang busuk dan rusak. Namun, hal ini bukan suatu kesengajaan melainkan kesalahan pada proses pengemasan oleh pihak pemasok.
Alice menegaskan bahwa meski begitu tidak mempengaruhi kondisi bibit secara keseluruhan. Ia menjelaskan bahwa bibit bawang merah adalah barang hidup sehingga proses pengemasan harus sesuai standar.
Dikatakan bahwa jumlah bibit yang rusak itu sebanyak 500 kilogram. Akan tetapi Distanbun berkomitmen akan mengantinya. Distanbun bahkan telah menyiapkan satu hektar tambahan untuk penanaman bibit pengganti.(mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura, Budi P. Yokhu, memimpin langsung sidak penertiban…
Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak, menyatakan bahwa ketertutupan informasi ini menabrak aturan. Merujuk pada…
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, mengatakan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura terus memperkuat…
Banyak anak muda akhirnya hanya membawa map lamaran dari satu kantor ke kantor lain tanpa…
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Bandara Sentani IPTU Wajedi, didampingi Kanit Binmas AIPTU…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) menggelar tatap muka bersama para wajib pajak…