Soal adanya informasi bibit-bibit tersebut busuk dan rusak setelah tiba di Timika, Alice pun membenarkan hal tersebut. Ia mengakui bahwa memang ada sejumlah bibit bawang merah yang busuk dan rusak. Namun, hal ini bukan suatu kesengajaan melainkan kesalahan pada proses pengemasan oleh pihak pemasok.
Alice menegaskan bahwa meski begitu tidak mempengaruhi kondisi bibit secara keseluruhan. Ia menjelaskan bahwa bibit bawang merah adalah barang hidup sehingga proses pengemasan harus sesuai standar.
Dikatakan bahwa jumlah bibit yang rusak itu sebanyak 500 kilogram. Akan tetapi Distanbun berkomitmen akan mengantinya. Distanbun bahkan telah menyiapkan satu hektar tambahan untuk penanaman bibit pengganti.(mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Capaian ini menjadi momentum penting yang menandai lahirnya generasi baru akademisi dan profesional…
Bupati Mimika Johannes Rettob membenarkan bahwa seluruh aparatur pelayanan dasar telah ditarik ke ibu kota…
Kelompok Khusus menilai pidato pengantar pemerintah daerah masih lebih banyak menjelaskan kinerja keuangan secara…
Pria tersebut diyakini berada di Jayawijaya untuk kepentingan wisata atau menonton event Festival Budaya Lembah…
Abisai mengatakan, kesempatan yang diberikan pemerintah harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. Ia meminta para mahasiswa…
Rakor tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus upaya memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menekan angka…