

Kepala Distrik Miktim, Oktovianus Kum. (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Program Padat Karya di Distrik Mimika Timur (Miktim) di tahun 2024 diperkirakan akan ditopang dengan anggaran yang diperkirakan sebesar Rp3 milliar.
Hal tersebut disampaikan Kepala Distrik Miktim, Oktovianus Kum saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (22/4/2024).
“Keseluruhannya saya belum dapat DPA jadi ini cuman diperkirakan saja Rp2 milliar sampai Rp3 milliar begitu,” katanya.
Oktovianus menjelaskan, program padat karya yang dilaksanakan tahun ini diantaranya pembangunan infrastruktur jalan tailing di distrik, serta timbunan-timbunan di sejumlah sarana prasarana tempat peribadatan, sekolah hingga kesehatan. Pemerintah Distrik Miktim juga melalui program itu akan membangun kantor-kantor lurah.
Namun, sebelum pelaksanaan kegiatan, akan diawali dengan monitoring guna mengetahui langsung kondisi di lapangan serta apa saja yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
“Kita lihat dulu masyarakat penting sekali yang mana, masyarakat butuh sekali itu yang mana,” ujar Oktovianus.
Semua program itu kata Oktovianus telah dibahas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) tingkat distrik dan telah didorong dalam Musrembang tingkat kabupaten beberapa waktu lalu.
Total, ada 30 program padat karya yang diusulkan dalam Musrembang dan tinggal menunggu Dikumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). (mww)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kios tersebut diketahui milik Subahadir Purwanto (31), seorang kontraktor yang berdomisili di Bupul, Distrik Eligobel.…
Pemerintah Kabupaten Keerom mulai mengambil langkah tegas terhadap keberadaan bangunan permanen maupun semipermanen yang berdiri…
Fase grup kini hanya menyisakan 1 pertandingan, sekaligus menjadi partai penentu puncak klasemen. Persipura akan…
Bentrokan antara massa aksi dan aparat keamanan terjadi di kawasan tersebut mengakibatkan aparat kepolisian terpaksa…
Meski sempat terjadi negosiasi antara demonstran dan pihak kepolisian, namun tidak mendapat titik temu. Aparat…
Kepada Cenderawasih Pos, Lenius selaku Negosiator Somap USTJ mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan pihaknya sebagai…