

Bupati dan Wakil Buopati Mimika yang baru, yakni Johannes Rettob dan Emanuel Kemong. (foto:wahyu/cepos)
MIMIKA – Bupati Mimika, Johannes Rettob dikritik sebagian kalangan masyarakat Kabupaten Mimika, Papua Tengah lantaran visi dan misi memulai pembangunan dari kampung ke kota sampai saat ini masih sebatas wacana dan belum juga terlaksana.
Pasalnya, di era kepeimpinan Bupati dan Wakil Buopati Mimika yang baru, yakni Johannes Rettob dan Emanuel kemong mendorong visi dan misi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memulai pembangunan dari kampung ke kota.
Niat baik dua sosok pemimpin tersebut justru mencuri perhatian publik beberapa pekan terakhir dan menjadi bulan-bulanan masyarakat lantaran dianggap seluruh proses pembangunan selama keduanya dilantik hingga melewati masa seratus hari kerja masih terfokus di area kota.
Menanggapi hal tersebut, Bupati John juga mengakui bahwa selama masa seratus hari kerja, banya kritikan yang bermunculan dan menyatakan bahwa kedua pemimpin itu belum menunjukkan aksi nyata.
Page: 1 2
"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…
Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…
Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…
Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…