Categories: MIMIKA

Pemerintah Distrik Diminta Ikut Berkontribusi Pada Pembersihan Lapter Jila

MIMIKA – Tokoh Pemuda di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah kembali menyuarakan keresahan masyarakat di Distrik Jila terkait dengan kebersihan lapangan terbang (Lapter).

Salah seorang Tokoh Pemuda setempat, Elly Dolame mengatakan, akses penerbangan perintis yang sebelumnya terhenti karena tidak adanya operator penerbangan yang bersedia terbang kini kembali dibuka.

Karena lapangan terbang di Distrik Jila lama tak beroperasi akhirnya tumbuh rerumputan dan dipenuhi lumut yang menghalangi lintasan bahkan dapat berbahaya pada saat pesawat melakukan pendaratan.

Masyarakat setempat pun selalu bergotong royong untuk melakukan pembersihan pada area lapangan terbang. Namun, pemerintah distrik sendiri bahkan tidak sekalipun menaruh perhatian atas hal tersebut. Masyarakat pun mengaku kecewa.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

LBH Desak MBG Dihentikan di Tanah Papua

   Direktur LBH Papua, Festus, mengatakan kasus tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai persoalan teknis…

6 hours ago

Kondisi Membaik, Lima Pasien Keracunan MBG Pulang

Lima pasien anak yang sebelumnya menjalani perawatan setelah diduga mengalami keracunan  usai mengonsumsi menu Makan…

7 hours ago

Pemkot  Diminta Perhatikan Kondisi Damkar

    Barend mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi sejumlah alat utama dan peralatan operasional…

9 hours ago

Dorong Kemandirian Ekonomi, DPMK Perkuat Pembinaan BUMKam

  Kepala DPMK Kota Jayapura, Makzi L. Atanay, mengatakan BUMKam merupakan badan usaha milik kampung…

10 hours ago

11 Serpihan Proyektil Diangkat dari Tubuh Korban

   Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan bahwa kondisi Salbiah setelah menjalani operasi…

11 hours ago

Masyarakat Pesisir Jadi Sasaran Serbuan Teritorial Kodaeral X

   Menurutnya, kegiatan tersebut bukan merupakan operasi militer, melainkan akselerasi operasi bakti yang melibatkan TNI,…

12 hours ago