

Suasana peluncuran Program PASTI-Papua di Swiss-Belinn Mimika. (foto:Dokumen PTFI)
MIMIKA – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) bersama PT Freeport Indonesia (PTFI), United States Agency for International Development (USAID) meluncurkan program Partnership to Accelerate Stunting Reduction in Indonesia (PASTI)-Papua, di Ballroom Hotel Swiss-Bellin Timika, Jumat 13 September lalu.
Dalam keterangan tertulis yang diterima media ini dijelaskan, program Partnership to Accelerate Stunting Reduction in Indonesia (PASTI)-Papua merupakan kemitraan dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan didukung oleh United States Agency for International Development (USAID) dan PT Freeport Indonesia (PTFI) dengan tujuan untuk berkontribusi pada percepatan penurunan stunting dan peningkatan status gizi di kabupaten prioritas (Kab. Mimika, Kab. Asmat, dan Kab. Nabire) hingga tahun 2026.
Tujuannya adalah untuk mendukung percepatan penurunan stunting dan peningkatan status gizi anak di tiga kabupaten yang berada di dua provinsi yakni Kabupaten Mimika dan Kabupaten Nabire (Provinsi Papua Tengah) serta Kabupaten Asmat (Provinsi Papua Selatan).
Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan dr. Maria E. Sumiwi, MPH mengatakan kemitraan PASTI-Papua bersama Kementerian Kesehatan sejalan dengan tujuan pembangunan nasional yaitu untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing.
“Upaya promotif dan preventif menjadi landasan dalam pencegahan terjadinya stunting baru di Indonesia termasuk perubahan perilaku masyarakat. Semoga dengan adanya PASTI-Papua dapat mewujudkan koordinasi dan konvergensi lintas sektor untuk percepatan penurunan stunting di wilayah Papua,” katanya.
Direktur USAID Indonesia Jeff Cohen mengatakan, Pemerintah Amerika Serikat senang dapat bekerja sama dengan PT Freeport Indonesia dalam mendukung upaya Pemerintah Indonesia mencegah stunting pada anak di Provinsi Papua Tengah dan Papua Selatan.
Melalui kemitraan dengan masyarakat setempat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya, kami akan mengembangkan solusi berkelanjutan yang akan mengatasi akar masalah stunting.
Page: 1 2
Kebijakan tidak ditanggungnya korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kekerasan seksual dalam skema Badan…
Riset dari pakar Universitas California, Los Angeles (UCLA) menunjukkan bahwa durasi istirahat yang tidak mencukupi,…
Seorang warga sipil bernama Andika Harudin (41) menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK)…
Menurut Cahyo, apa yang dilakukan pelaku, Brigpol LR nyata mencoreng nama baik Polri dalam hal…
Dalam keterangan resmi yang diterima Kamis malam, Letkol Iwan menyampaikan bahwa peristiwa bermula dari kesalahpahaman…
Ia menjelaskan bahwa peristiwa itu bermula korban Mulyono seorang sopir truk bersama rekannya hendak mengantar…