Categories: MIMIKA

Freeport Serahkan Fasilitas Pengolahan Air Bersih

Serah terima dilakukan oleh Director & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma dan Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Hendritte Tandiono mewakili Bupati Mimika.

Bupati Mimika, Dr Eltinus Omaleng, SE MH melalui Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Hendritte Tandiono memberi apresiasi kepada PT Freeport Indonesia yang sudah berkontribusi dalam menyediakan fasilitas yang menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat.

https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

“Ini adalah kerja sama yang sangat baik, kami sangat berterima kasih kepada PTFI. Serah terima ini juga memiliki makna khusus karena dilakukan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Mimika,” katanya.

Director & EVP Sustainable Development PTFI Claus Wamafma menyampaikan penyediaan air bersih ini menjadi prioritas PTFI dalam berkontribusi kepada masyarakat sekitar.

“Kami percaya bahwa fasilitas ini berhasil dibangun berkat kolaborasi yang baik antara PTFI dan Pemkab Timika. Kami berharap bahwa pasokan air bersih ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat di Kabupaten Mimika,” kata Claus Wamafma.

Lebih lanjut Claus Wamafma menambahkan, PTFI membangun fasilitas ini untuk mendukung masyarakat kota Timika mendapatkan akses kepada air bersih air bersih yang murah, sekaligus akan memperbaiki kualitas hidup warga kota Timika.

“PTFI bertanggung jawab atas pembangunan pengolahan air minum, sementara Pemkab Timika menangani pembangunan infrastruktur pipa dan jaringan distribusi air ke rumah-rumah warga, dan hari ini PTFI menyerahkan aset ini kepada Pemerintah sekaligus melakukan uji coba,” papar Claus.

Meski serah terima sudah dilakukan, namun PTFI bersama Pemkab Mimika akan bekerja bersama dalam masa transisi selama 12 bulan ke depan. Apalagi Pemkab Mimika melalui Dinas PUPR juga sudah mulai melakukan pemasangan sambungan rumah yang tahun ini ditarget mencapai 7500 sambungan sehingga WTP dari Kuala Kencana bisa terkoneksi.

Claus menyatakan, air bersih ini tidak seperti air yang tersedia di Kuala Kencana yang memang siap diminum. “Ini air bersih tapi kami pastikan standarnya memenuhi syarat. Pertama air ini kita kontrol ekoli, bakterinya tidak ada. Kita juga melakukan pengecekan secara regular untuk PH-nya, ” jelasnya.

Setelah WTP selesai dibangun tahun 2017, PTFI melakukan perawatan serta uji coba mesin pompa di WTP selama periode 2017-2023 untuk memastikan operasional berjalan dengan baik.

“WTP ini telah menjalani serangkaian uji coba, termasuk pengujian sampel air setelah diberikan kaporit untuk memastikan standar kebersihannya terpenuhi,” kata Vice President Construction and Special Projects (GCSP) PTFI Josephine Wongso. Setelah tahap uji coba selesai dilakukan, perwakilan PTFI, Pemkab Mimika, bersama tamu undangan melakukan upacara pembukaan keran air layak minum.(ryu)

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Optimalkan Pembinaan, KONI Papua Pegunungan Dorong Pelaksanaan Porda

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Pegunungan mendorong penyelenggaraan pekan olahraga daerah atau Porda guna…

1 day ago

Plt Ketua PSSI Papua Tak Ingin Buru-buru Bahas Kongres

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Papua, Arya Sinulingga, akan melakukan koordinasi dengan pengurus PSSI Papua…

2 days ago

Owen Puas dengan Perkembangan Tim

Presiden Direktur NCK, Owen Rahadiyan, mengaku puas terhadap perkembangan permainan tim selama masa pemusatan latihan…

2 days ago

Josua Pattipi dan Dimas Lintang Siap Hibur Kejurnas di Keerom

- Sebanyak 89 crosser akan saling adu kecepatan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Region VI,…

2 days ago

Theo: Tak Masuk Akal Orang Papua Sandera Orang Papua

Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…

2 days ago

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm bagi Perguruan Tinggi di Papua

   Merespon terkait dengan kasus tersebut​, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…

2 days ago