Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, menilai keterpaduan antar-satuan ini menjadi cermin dari standar operasional prosedur yang akan terus diasah menghadapi dinamika sosial di Papua.
“Seperti inilah mekanisme kita penanganan unjuk rasa yang beraksi dan berakhir ricuh, sesuai SOP yang kami miliki. Tahapan-tahapannya tadi rekan-rekan sudah lihat, terakhir dengan penembakan. Tadi ada yang kaget enggak? Kalau ada yang kaget berarti besok jangan hidup di lingkungan militer,” selorohnya. (mww/wen)
“Ke depan, latihan ini akan kita giatkan terus untuk membiasakan anggota kita dengan prosedur latihan ini. Ketika terjadi insiden yang ini, protapnya seperti itu. Langkah-langkah dan tahapannya. Tentunya kita sesuaikan dengan kondisi masyarakat yang kita hadapi. Kalau masyarakat pakai panah, kita tidak full seperti protap, tapi tahapannya seperti itu penanganannya,” pungkas Kapolda.
Melalui olah taktis ini, kepolisian berupaya memastikan bahwa ketertiban di Mimika tidak berdiri di atas kerentanan, melainkan ditopang oleh kesiapan personel yang terukur dan terencana. (mww/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Dalam laporan tersebut, kekayaan Suyudi terdiri atas sejumlah aset tidak bergerak dan bergerak. Untuk tanah…
”Kapolri baru, harapan baru untuk membenahi institusi Polri,” ujar Abdul Rachman Thaha yang akrab disapa…
Usai dilantik menjadi menteri koordinator bidang politik dan keamanan (menko polkam), Jenderal TNI Dudung Abdurachman…
Selama lebih dari dua dekade, ia memilih bertahan dan ikut merajut masa depan anak-anak di…
Aksi ini banyak muncul di media sosial mengingat para mahasiswa yang terlibat nampaknya telah siap…
Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…