

Massa aksi yang menggeruduk kantor DPRK Mimika pada Senin (10/11). (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Sekelompok massa dari Forum Independen Mahasiswa West Papua Komite Pimpinan Kota Timika (FIM-WP-KPK) menggeruduk kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Senin (10/11).
Pantauan media ini, massa yang jumlahnya mencapai ratusan orang itu mendatangi kantor DPRK Mimika dan langsung melakukan orasi. Mereka datang dengan membawa berbagai atribut, mulai dari spanduk hingga potongan karton dengan berbagai tulisan.
Sejumlah karton dilapisi selembar kertas putih di dalamnya berisikan pesan tegas yang bertuliskan “Papua Bukan Tanah Kosong”. “Papua bukan tanah kosong,” tambah sang orator saat berorasi di hadapan jajaran DPRK aparat keamanan yang hadir.
Kemudian, dalam spanduk yang dibawa, FIM-WP-KPK menuntut beberapa poin penting yang kemudian juga diserahkan secara tertulis kepada Ketua DPRK Mimika, Primus Natikapereyau untuk ditindaklanjuti.
Beberapa poin tersebut diantaranya, Tolak PSN di Merauke menimbulkan ekosida dan genosida yang terstruktur, Tolak eksploitasi Blok Wabu di Intan Jaya, migas di Agimuga I dan II, dan seluruh investasi di Tanah Papua. Mendesak Komnas-HAM RI segera mengusut tuntas kasus penembakan 12 warga sipil Intan Jaya, Distrik Hitadipa, Kampung Soanggama
Page: 1 2
Tim Kolaborasi Pesta Babi menegaskan, Mama Yasinta merupakan sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat…
Dengan lantang, para pemuda ini meneriakkan slogan “Tolak PSN, Papua Bukan Tanah Kosong”. Seruan tersebut…
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi Partai Golkar untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menegaskan target…
Diskusi menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Kepala Komnas HAM Papua…
Menurut warga, kekuatan ledakan yang terjadi di pinggiran pantai ini terbilang sangat masif. Detik-detik mencekam…
Pemerintah Kota Jayapura kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih Opini Wajar…