Categories: MIMIKA

Terima Massa, Ketua KPUD Mimika; Akan Diproses di Provinsi

MIMIKA – Aspirasi massa pendukung salah satu calon anggota legislatif (Caleg) dari partai Dekokrat, Nomor Urut 3, Martinus Walilo telah diterima oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Mimika, Dete Abugau usai aksi unjuk rasa di depan gerbang Graha Eme Neme Yauware, Mimika, Papua Tengah, Jum’at (8/3/2024).

Dete mengapresiasi langkah-langkah demonstran yang berupaya mengangkat Marwah demokrasi itu tanpa melakukan tindakan-tindakan anarkis.  Dete mengatakan, akan menindaklanjuti aspirasi dari para pendukung caleg Partai Demokrat Nomor Urut 3 itu di KPU Provinsi Papua Tengah.

“Aspirasi yang disampaikan ini kami KPU tetap ambil tetapi mekanisme dalam pleno itu ada. Kemarin itu kita sudah memberikan ruang kepada teman-teman yang protes, ketiga melihat hasil itu kami sudah memberikan ruang untuk mereka isi form keberatan pada saat pleno di distrik Tembagapura kami sudah lakukan itu dan akan kami lanjutkan ke provinsi,” tutur Dete Abugau kepada asak media.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

11 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

12 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

13 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

14 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

15 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

16 hours ago