

Tim SAR sedang melakukan pencarian Kapal Motor (KM) Syurillah yang dilaporkan tenggelam di perairan Distrik Amar, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, . (Foto: Doc/Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika).
MIMIKA – Kapal Motor (KM) Syurillah dilaporkan tenggelam di perairan Distrik Amar, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (7/8) kemarin.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kapal yang memuat kayu dengan jumlah penumpang sebanyak 15 orang termasuk nakhoda itu, bertolak dari Kampung Aindua, Distrik Mimika Barat Jauh menuju kota Timika kemudian tenggelam di perairan Amar.
Di lokasi tenggelamnya kapal, KM Lautan Berlian terdapat kapal asal Dobo, Maluku, 4 yang melintas, menemukan 13 penumpang terombang-ambing di laut yang kemudian diselamatkan.
Informasi terkait tenggelamnya kapal ini pun dilaporkan oleh masyarakat ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika Rabu malam bahwa 13 orang telah diselamatkan sementara dua orang lainnya dinyatakan hilang.
Mendapati laporan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika I Wayan Suyatna, melalui Kasubsie Operasi dan Siaga SAR Timika Charles Y. Batlajery langsung memerintahkan petugas jaga SAR Timika untuk mendalami informasi tersebut.
Sementara dalam pencarian, satu orang penumpang Kapal Muatan (KM) Syukurillah yang tenggelam di perairan Amar, Kabupaten Mimika, Papua Tengah telah ditemukan, Kamis (8/8) kemarin, dan satu lainya masih belum ditemukan.
Hal tersebut dibenarkan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna melalui Humasnya, Muhammad melalui keterangan tertulis, Kamis siang.
“Mendapatkan informasi dari Kapal Lautan Berlian 4 yang ikut melakukan pencarian bahwa saat ini korban yang telah ditemukan berjumlah 14 orang. Sehingga korban tenggelamnya KM. Syukurillah tinggal 1 orang dalam pencarian,” jelasnya.
Sementara itu, adapun satu korban lainnya yang masih dalam pencarian pasca tenggelamnya KM Syukurillah bernama Bois.(mww)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…
Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…