Personel Polsek Kuala Kencana membongkar pos pemalangan liar di kawasan Kali Wania, Distrik Kuala Kencana, Mimika, Senin (6/4). (Foto: Istimewa)
Tiba ke Lokasi, Polisi Langsung Bongkar Pos Pemalangan Liar
MIMIKA – Sebuah siang yang tenang di kawasan wisata Kali Wania, Distrik Kuala Kencana, berubah menjadj situasi yang mencekam pada Senin (6/4).
Sembilan warga sipil—termasuk enam anak-anak di bawah umur—sempat tertahan dalam ancaman kelompok orang tak dikenal (OTK) bersenjata tajam.
Insiden ini memicu respons cepat dari aparat Polsek Kuala Kencana setelah menerima laporan darurat mengenai aksi premanisme brutal dan pemalakan di objek wisata tidak resmi di depan kawasan Cafe Wanal Ban, sebuah lokasi yang populer dengan sebutan Kali Eden.
Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, mengonfirmasi bahwa drama penyanderaan ini menyasar tiga orang dewasa dan enam anak-anak yang terjebak dalam situasi yang sangat mengintimidasi.
Laporan resmi masuk ke meja kepolisian sekitar pukul 14.00 WIT, melaporkan adanya blokade jalan oleh kelompok OTK yang bersenjatakan parang dan benda tajam lainnya.
Berdasarkan rekonstruksi kejadian, para korban yang hendak meninggalkan area pemandian tersebut mendapati jalur mereka telah ditutup secara paksa menggunakan tumpukan kayu. Di sanalah, para pelaku yang diduga berjumlah enam orang mulai melancarkan aksi terornya.
“Para pelaku sempat melakukan intimidasi serta mencoba memaksa dua korban perempuan, namun korban melakukan perlawanan sehingga pelaku akhirnya hanya mengambil satu unit handphone dan sejumlah uang tunai sebelum melarikan diri,” jelas Hempy dalam keterangan resminya, Senin malam.
Mendapati informasi adanya nyawa warga sipil terancam, tim taktis Polsek Kuala Kencana yang dipimpin langsung oleh Wakapolsek Ipda Daniel Sitawa dan Kanit Reskrim Ipda Kristiyono segera bergerak ke lokasi.
Meski para pelaku berhasil menghilang ke dalam hutan sesaat sebelum petugas tiba, pihak kepolisian langsung mengambil tindakan represif di lokasi kejadian.
Petugas melakukan penyisiran menyeluruh dan mengambil langkah tegas dengan merobohkan pos jaga ilegal yang kerap dijadikan markas untuk aksi pemalangan liar di kawasan tersebut. Sejumlah barang bukti yang tertinggal di lokasi telah diamankan untuk keperluan identifikasi forensik.
Page: 1 2
Tim Opsnal Polsek Sentani Timur berhasil mengungkap kasus pencurian kabel tembaga jaringan listrik di Stadion…
Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Papua Selatan…
Sebanyak 115 butir telur burung paruh bengkok yang berhasil diamankan saat diselundupkan melalui bagian kargo…
Menurut Alberth, pemasangan CCTV tidak hanya dibutuhkan di kawasan Ring Road, tetapi juga di seluruh…
Proses serah terima hingga pemakaman difasilitasi oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jayapura. Rangkaian kegiatan…
AKP Putut mengatakan bahwa saksi yang diperiksa diantaranya adalah pemilik bengkel serta teman-teman korban. Selain…