

Pemantau pelaksana UTBK 2024, Prof, Dr. Happy Lumbantobing, M.Si (kiri) dan Panitia pelaksana UTBK, Riandini (kanan) saat ditemui di SMA Negeri 1 Mimika, Papua Tengah, Jumat (3/5/224), (Foto: Cenderawasih Pos/Moh. Wahyu Welerubun).
MIMIKA – Sebanyak 332 siswa-siswi lulusan SMA sederajat di Kabupaten Mimika, Papua Tengah mengikuti Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) di di SMA Negeri 1 Mimika. Ujian yang dijadwalkan berlangsung selama 3 hari ini sebagai ajang para peserta untuk memulai kiprah baru dalam mengarungi samudera pendidikan di jenjang perguruan tinggi negeri (PTN).
Ujian ini telah dilaksanakan sejak Rabu, 2 Mei 2024 dan dijadwalkan berakhir pada Sabtu, 4 Mei 2024. Pemantau pelaksana UTBK 2024, Universitas Cenderawasih (Uncen), Prof, Dr. Happy Lumban Tobing menjelaskan, selama pelaksanaannya mulai hari pertama sampai dengan hari ini berjalan lancar tanpa kendala.
Ia mengatakan, pihaknya sebagai tim pemantau juga sebelumnya sudah memantau berbagai persiapan sebelum pelaksanaan UTBK. Dia juga menyebut, pelaksanaan UTBK kata Happy terbagi menjadi dua sesi dalam satu hari.
Happy menyebutkan, Universitas Cendrawasih (Uncen) sebagai penyelenggara UTBK tahun ini di Papua memilih SMAN 1 Mimika sebagai mitra karena fasilitas yang dimiliki sekolah tersebut sangat memenuhi standar.
Happy mengatakan, ada enam lokasi ujian yang ditetapkan di wilayah Papua untuk mengurangi biaya peserta yang akan melaksanakan ujian mengingat kondisi geografis yang sulit untuk disatukan dalam satu lokasi.
“Kondisi geografis di Papua ini sangat sulit, maka tidak mungkin dipusatkan semua di Jayapura. Jadi enam lokasi pelaksanaan itu adalah di Jayapura, Mimika, Jaya Wijaya, Serui, Biak, Nabire. Sehingga itu mungkin bisa mengurangi biaya dari setiap peserta,” kata Happy, saat ditemui di SMA Negeri 1 Mimika, Jumat (3/4/2024). .(mww)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…