

Bupati Mimika Johannes Rettob
MIMIKA — Memasuki semester kedua tahun anggaran 2026, Bupati Mimika Johannes Rettob memberikan atensi khusus terhadap proses pelelangan barang dan jasa yang dinilai masih berjalan lamban. Penegasan ini bertujuan untuk memacu akselerasi kinerja para Pengguna Anggaran (PA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) agar tidak mengulangi pola keterlambatan proyek seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Itu hal biasa, jadi itu penguatan saja kepada pengguna anggaran dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk melakukan percepatan-percepatan pelelangan barang dan jasa biar dia cepat,” ujar Johannes Rettob saat ditemui di Mimika, Rabu (29/4).
Ia menekankan pentingnya efisiensi waktu agar penyerapan anggaran dapat dilakukan lebih awal. “Jangan kita seperti tahun yang lalu, jadi kita beri penguatan-penguatan lah. Itu intinya cuman itu aja,” tegasnya.
Johannes tidak menampik adanya target ketat yang harus dipenuhi, mengingat periode triwulan pertama telah terlampaui. Untuk memetakan kendala di lapangan, Pemerintah Kabupaten Mimika dijadwalkan menggelar rapat evaluasi besar-besaran pada pekan depan.
Page: 1 2
"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…
Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…
Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…
Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…