

SENTANI-Anggota Tim Paniki Polsek Sentani Kota menangkap YK (35), pelaku penggelapan sepeda motor dan HP milik korban yang berasal dari Kampung Puay.
“Pelaku ditangkap karena membawa kabur sepeda motor dan Hp milik korban Agustina Aifuri,” kata Lintong Simanjuntaksaat dikonfirmasi media ini, Senin (30/3).
Tertangkapnya pelaku penggelapan itu setelah pihaknya menerima laporan dari korban yang mengatakan bahwa pelaku berada di sekitar kompleks Masjid Al-aqsa Sentani.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak korban, kasus itu berawal saat pelaku yang ditemani oleh salah satu wanita mendatangi rumah korban yang berada di Kampung Puay. Pelaku berdalih akan membeli motor serta meminjam HP korban guna mengambil foto uang muka senilai Rp 10 juta. Namun setelah diberikan dan pergi dengan alasan mengambil uang, pelaku tak kunjung kembali. Ternyata pelaku YK (35) telah menjual motor milik korban sebesar Rp 3 juta ke seseorang di Muara Tami.
“Dikarenakan kasus tersebut terjadi di Kampung Puay sehingga kami menyerahkan pelaku YK (35) berikut 1 unit Hp milik korban ke Polsek Sentani Timur untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Sentani Timur Iptu Heri Wicahya saat dikonfirmasi menjelaskan, pada Minggu (29/3), kemarin, motor milik korban telah berhasil diamankan anggotanya yang dibantu anggota Polsek Muara Tami.
“Motor korban berhasil kami amankan di Kampung Koya Tengah. Pelaku YK (35) saat ini sudah mendekam di sel tahanan Mapolsek Sentani Timur, pelaku kami jerat dengan pasal 372 terkait penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara,” jelasnya. (roy/tho)
Kepala Lapas Wamena Lukas Aponno, SH menyatakan, meskipun saat ini Lapas Wamena mengalami over kapasitas,…
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Biak Kabupaten Biak Numfor, Turbey Onny Dageubun, S.Pi.,M.Si mengatakan, Festival…
Prakirawan BMKG Station II B Wamena Bahrul Iskandar menyatakan kabut asap yang menyelimuti kota Wamena…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menegaskan pembangunan sektor kesehatan tidak cukup hanya dengan menyediakan gedung…
Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Dinkes Papua, Purnomo Sidhi, mengatakan bahwa hingga September 2026…
Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari pendidikan vokasi yang bertujuan…