Categories: SENTANI

Raperda Kompensasi Pelabuhan Depapre Mulai Digodok

KOLAM-Ruas Jalan Sentani-Depapre yang mengalami kerusakan yang sangat parah hingga menimbulkan genangan air yang menyerupai kolam di tengah jalan, tepatnya di Kampung Dosay Sentani Barat, Kamis (14/1). ( FOTO: Robert Mboik/Cepos)

SENTANI-Bupati Jayapura, Matius Awoitauw, SE, M.Si, menyebutkan, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang kompensasi pengelolaan Pelabuhan Depapre bagi masyarakat adat sebesar 10 persen mulai digodok DPRD Jayapura.

Kesepakatan kompensasi itu tercantum dalam berita acara pelepasan tanah antara masyarakat adat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura pada Tahun 2008 lalu. Dimana, selain menerima kompensasi dalam bentuk uang, masyarakat adat juga akan mendapatkan 10 persen dari penghasilan Pelabuhan Depapre.

Sehingga dengan maksud tersebut, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw berjani bahwa Raperda tersebut akan selesai digodok oleh DPRD Jayapura pada Maret 2021 nanti.

“Raperdanya sementara digodok,  paling lama Maret sudah selesai,” katanya kepada wartawan saat ditemui di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (28/1).

Sementara itu, di tempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw, S.IP, M.KP, menambahkan, secara regulasi Pemkab Jayapura telah mengatur sedetail mungkin, sehingga tinggal bagaimana DPRD Jayapura membahas Rapeda tersebut.

“Sebenarnya kalau secara regulasi itu sudah mengatur sedetail mungkin, tinggal DPRD bagaimana membahas Raperda tersebut,” ujar Alfons Awoitauw.

Mantan Kadistrik Sentani Kota ini menjelaskan, Raperda Kepelabuhanan mengatur tentang investasi dan Raerda Petikemas yang baru diusulkan. “Selain Pelabuhan Depapre ditetapkan sebagai Pelabuhan Peti Kemas, tapi harus diatur pergerakan semua hal-hal yang berkaitan dengan pembongkaran kontainer,” tuturnya.(roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

14 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

15 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

16 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

17 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

18 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

19 hours ago