

Penyerahan bantuan pembinaan dana hibah bagi Grup dan Sanggar Kesenian Tradisional di Kabupaten Jayapura oleh Kepala Disbudpar Kab. Jayapura Ted Mokay, usai penutupan kegiatan pelatihan peningkatan SDM seluruh pimpinan grup dan sanggar kesenian tradisional di Kab. Jayapura 2024 di Hotel Horex Sentani, Rabu (28/8) kemarin. (foto: Priyadi/Cepos)
SENTANI -Sebanyak 10 kelompok grup dan sanggar seni tradisional di Kabupaten Jayapura 2024 mendapatkan dana hibah pembinaan dari Dinas Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Jayapura, yang bersumber dari dana Otsus, setelah peserta mendapatkan pelatihan peningkatan SDM seluruh pimpinan grup dan sanggar kesenian tradisional di Kabupaten Jayapura 2024. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 26-28 Agustus 2024 di Hotel Horex Sentani, Kabupaten Jayapura.
Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Jayapura Ted Y. Mokay mengatakan, melalui pelatihan tersebut diharapkan para pimpinan grup dan sanggar seni tradisional di Kabupaten Jayapura bisa mendapatkan wawasan dan ilmu dari apa yang telah disampaikan para nara sumber.
Diakui, pelatihan ini juga sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab Pemkab Jayapura melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata karena dilaksanakan pertama kali.
“Kita pesan bagi grup dan sanggar yang menerima bantuan dana hibah per sanggar Rp 10 juta untuk 10 grup dan sanggar kesenian tradisional di Kabupaten Jayapura, kami juga bantu perlengkapan persyaratan untuk kelengkapan pertanggungjawaban kami dan bantuan digunakan dengan baik. Misalnya kalau ada pemeriksaan bisa jelaskan dengan baik, dan jika ditanyakan gunakan untuk apa juga jelaskan dengan baik sesuai dengan kebutuhan yang digunakan di grup dan sanggar dibuktikan dengan nota pembelian digunakan untuk apa saja,”ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Kebudayaan Disbudpar Kabupaten Jayapura F. Modouw mengatakan, untuk 10 grup sanggar kesenian tradisional Kabupaten Jayapura yang diberikan dana hibah pembinaan ada di beberapa wilayah pembangunan di Kabupaten Jayapura, diantaranya ada di Distrik Waibu, Distrik Depapre, Distrik Sentani, Distrik Namblong, Distrik Sentani Timur, yang ada di beberapa kampung.
Ditambahkan, setelah pelatihan ini pihaknya akan membuat pelatihan lagi yakni terkait dewan juri di bidang kesehatan tradisional di Kabupaten Jayapura, supaya setiap ada lomba atau event tidak perlu mendatangkan dewan juri dari luar, karena di Kabupaten Jayapura selain ada promotor kesenian tradisional ada juga orang yang bisa menilai terkait kesenian di Kabupaten Jayapura dan bisa dijadikan dewan juri pada saat ada lomba kesenian tradisional.(dil/ary)
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama seksi infrastruktur melakukan peninjauan pembangunan akses jalan,…
Selain itu, Apolo juga mengajak masyarakat untuk ikut mengambil bagian dan turut serta dalam pembangunan…
‘’Sebuah prestasi tidak dihasilkan secara instan tapi lewat kerja keras, berjenjang dan penuh disiplin. FLS3N…
Kejadian berlangsung di Cafe, Resto, Bar and Live Music Panhead, Palembang, sekitar pukul 02.40 WIB.…
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara serentak di…
Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan pembangunan koperasi tidak hanya difokuskan pada…