Categories: SENTANI

BLUD RSUD Yowari  Mampu Kembalikan 50 Persen Subsidi ke ABPB

SENTANI- Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari, Dr.dr. Petronella Risamasu mengatakan,  salah satu keuntungan besar yang diperoleh dari pihak rumah sakit, setelah diberlakukannya Badan Layanan Usaha Daerah  (BLUD) di RSUD Yowari adalah mampu mengembalikan sekitar 50% dana subsidi untuk operasional layanan di RSUD Yowari ke APBD.

“Saat ini kami telah membiayai operasional rumah sakit,  sekitar 50 sampai 60% dari BLUD, sehingga subsidi pemerintah daerah semakin berkurang,” kata Petronella Risamasu saat dikonfirmasi Cendrawasih Pos di Kantor Bupati Jayapura,  Rabu (29/6).

Dikatakan, Rumah Sakit BLUD, tentunya berpengaruh pada fleksibilitas dan kecepatan pemberian pelayanan dan pengelolaan keuangan.

“Sampai saat ini kami terus berproses,  namun diperlukan kecepatan menjawab. Misalnya RSUD itu memerlukan obat yang sudah habis, supaya segera belanja. Kita juga perlu peralatan apa yang sudah habis dan kita belanja. Tentunya kita harus menyesuaikan dengan peralatan yang ada di rumah sakit mulai dari yang harga murah sampai dengan yang harga mahal. Yang bunyinya miliaran itu kita harus sesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada. Intinya operasional rumah sakit  akan bisa lebih cepat untuk menjawab kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Diakuinya, sejauh ini  memang BLUD RSUD Yowari masih terus berproses. Pihaknya juga terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan stakeholder terkait mulai dari Dinas Kesehatan dan   juga instansi teknis terkait di Bagian Keuangan, Dinas Pendapatan dan  Bappeda, sehingga dalam mekanisme perencanaan tetap. Meskipun mengikuti semangat BLUD,  tetapi tidak boleh keluar dari rambu-rambu aturan yang berlaku.

“Perbedaan, RSUD BLUD dengan Rumah Sakit lainnya adalah fleksibilitas tentunya pelayanan yang jauh semakin baik dan juga rumah sakit semakin mandiri, khususnya dalam membiayai dirinya sendiri,” ujarnya.

Tapi   bukan hanya itu rohnya,  tapi bagaimana supaya  mekanisme, perencanaan dan pembelanjaan itu lebih cepat dan bisa menjawab kebutuhan. Contohnya pada saat merebaknya Covid-19,  maka  penanganannya harus cepat.

Untuk mendukung layanan BLUD RSUD ini semakin baik ke depan, tentu dibutuhkan kerjasama dan kekompakan terutama di internal RSUD , sehingga semakin baik bukan saja dari penatausahaan keuangan tetapi dari sisi pelayanannya juga. (roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Mentan Janjikan Penambahan Kuota BBM Subsidi

Menanggapi aspirasi para petani, Menteri Pertanian langsung menghubungi pihak Pertamina untuk mencari solusi atas keterbatasan…

17 hours ago

Seringnya Kehabisan BBM, Terpaksa Beli di Pengecer yang Harganya Lebih Tinggi

Di kota ini, angkutan umum khususnya angkot atau taksi lokal bukan sekadar sarana mobilisasi, melainkan…

18 hours ago

DPRP Minta Penanganan Pasca Konflik Ditangani Menyeluruh

Ketua DPRP Papua Pegunungan Yos Elopere, S,IP, M.KP meminta Wamendagri Ribka Haluk, Gubernur Papua Pegunungan…

19 hours ago

Komis IV DPRP Minta Gubernur Tegur Kadis PUPR

Ketua Komisi IV DPR Papua Pegunungan, Terius Wakur meminta Gubernur Papua Pegunungan segera memberikan teguran…

20 hours ago

Sengketa Hak Ulayat Kantor Kelurahan Seringgu Jaya Dimediasi

Mediasi mempertemukan Buang Mahuze yang mengaku sebagai pewaris hak ulayat atas tanah tersebut dengan Kepala…

21 hours ago

Pemprov Terima Kunci Rumah Susun ASN Papua Tengah

Serah terima tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung penguatan birokrasi di provinsi termuda…

22 hours ago