

Polisi ketika mengevakuasi jenasah penghuni kamar kos di Kampung Bambar, Doyo Baru, Sabtu, (28/3). ( FOTO: Dok polisi)
SENTANI-Warga Kampung Bambar digegerkan dengan penemuan sesosok mayat lelaki di kamar kosnya di kompleks samping Masjid Al-Ikhlas Doyo Baru, Kampung Bambar, Distrik Sentani, Sabtu (28/3).
Penemuan jenazah ini berawal dari adanya laporan beberapa orang penghuni kos yang mencium bau tidak sedap dan begitu menyengat. Hingga akhirnya mereka menelusuri sumber bau tersebut dan mengarah ke salah satu kamar kos yang sudah beberapa hari terkunci. Kemudian penghuni kos melaporkan hal ini ke Polres Jayapura.
Kapolres Jayapura AKBP Dr. Victor Dean Mackbon, melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Sigit Susanto, S.IK menjelaskan, pria yang diketahui bernama Irwan Walangitan (54), kesehariannya sebagai tukang ojek di Doyo Bambar, ditemukan tewas dan kondisi jasadnya sudah membusuk di dalam kamar kos yang ia tempati.
“Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, kami langsung bergerak ke TKP untuk melakukan identifikasi lebih lanjut,”paparnya.
Menurutnya, meski pihaknya belum memastikan penyebab kematiannya, namun kemungkinan almarhum meninggal dunia karena sakit dan kurangnya sosialisasi dengan tetangga sekitar.
“Menurut keterangan para tetangga, korban tinggal di kos tersebut sendirian. Saya belum bisa kasih keterangan, apakah ini sakit atau tidak, kami masih akan melakukan otopsi di rumah sakit”, pungkasnya.(roy/tho)
Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…
Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…
Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…
Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…
Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…