Categories: SENTANI

Salah Paham, Seorang Anggota TNI Dikeroyok Warga

SENTANI- Seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) berinisial AR dikeroyok warga di Jalan Pasir Sentani, Senin (26/12) siang.

Kapolsek Sentani kota, AKP Rosikin mengatakan, pasca peristiwa itu, korban AR yang merupakan anggota TNI itu langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Sentani Kota, Selasa (27/12).

Meski begitu peristiwa tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan antara korban dengan pihak pelaku.   “Sudah diselesaikan secara kekeluargaan, dari pihak pelaku bersedia menanggung biaya dari pengobatan,”kata Kapolsek.

Dia menjelaskan, peristiwa pengeroyokan terhadap anggota TNI yang bertugas di daerah pegunungan itu terjadi akibat kesalahpahaman antara anggota TNI tersebut dengan salah satu tokoh masyarakat yang ada di Jalan Pasir Distrik Sentani Kabupaten Jayapura.  Di mana pada saat kejadian itu,  antara korban dengan salah satu warga yang diketahui bernama Yansen Yokhu. Keduanya saling berpapasan, dimana  Yansen Yokhu keluar dari Gereja Onomi Flouw hendak pulang kerumahnya di jalan pojok. Sementara korban menggunakan mobil dari arah Sentani menyeberang ke jalan pasir.

“Ya mungkin disaat itu keduanya sama sama saling mempertahankan egonya, sehingga tidak ada yang mau mengalah. Sehingga terjadilah perselisihan yang memicu terjadinya pengeroyokan terhadap korban oleh warga di sekitar tempat kejadian,”ujarnya.

  Kesalahpahaman dari kedua orang ini mengundang aksi sepontan dari warga sekitar dan langsung melakukan penganiayaan terhadap korban.  Dari kejadian itu, informasi yang berkembang justru tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Dimana dalam informasi yang beredar menyebutkan, bahwa oknum anggota TNI tersebut melakukan pengeroyokan terhadap warga yang sedang ibadah di dalam gereja.

Mengenai hal ini, media ini berhasil menanyakan langsung kepada Yansen Yokhu yang mengalami langsung peristiwa itu. Dia memastikan, masalah itu semata mata terjadi karena kesalahpahaman.

“Terkait masalah ini saya tidak menjelaslan, tapi saya hanya mengklarifikasi tentang isu yang beredar, saya Yansen Yokhu menyampaikan bahwa tidak ada pengeroyokan atau pemukulan terhadap siapapun di dalam gereja Jemaat Onomi Flafouw. Peristiwa yang terjadi di luar gereja di jalan raya,”pungkasnya.(roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Ramai Pastikan Persipura Siap Promosi ke Liga 1

Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…

1 day ago

Lagi, Kapal Nelayan  Indonesia Ditangkap Otoritas PNG

Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…

1 day ago

Pengamanan di Lokasi Pengungsian Diperketat

Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…

1 day ago

Cek Langsung Siswa di Pengungsian, Galang Bantuan Sukarela dari Orang Tua Murid

Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…

1 day ago

152.319 Anak di Papua Tercatat Tidak Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…

1 day ago

Boaz Dukung Peminjaman Markus ke PSS Sleman

Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…

1 day ago