Categories: SENTANI

Alumni Stiper Santo Thomas Aquinas  Jayapura 90 % OAP

SENTANI-Sebanyak 105 mahasiswa/I di Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (Stiper) Santo Thomas Aquinas Jayapura, Yayasan Pegunungan Bintang, di Sentani, Kabupaten Jayapura, resmi diwisuda setelah dilakukan rapat senat terbuka, yang berlangsung di Hotel Suni Lake & Garden, Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (27/7)kemarin.

Ketua Yayasan Pegunungan Bintang Stiper Santo Thomas Aquinas Jayapura, Jeffry de Fretes menyatakan, dari 105 wisudawan itu berasal dari 4 program studi yakni, Agrobisnis, Agroteknologi, peternakan dan budidaya perairan.

“Kita berharap dari lulusan ini semua bisa terserap dalam dunia kerja, karena dari lulusan inilah yang nanti memberi makan orang-orang yang ada di Papua bahkan di Indonesia. Untuk itu, lulusan di Stiper harus bisa membuat kreativitas untuk bagaimana kalian bisa buat bisnis atau kegiatan lainnya untuk bisa memberi makan semua orang yang ada di Papua ini,” pesannya.

Di tempat yang sama,  Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Santa Thomas Aquinas  Jayapura. Dr. Yunus P. Paulangan, S.Kel.,M.Si, mengakui, 90 % mahasiswa/I di Stiper yang kuliah adalah Orang Asli Papua.

dan sampai saat ini Stiper sudah meluluskan banyak alumni dan tentunya alumni yang saat ini sudah lulus dapat dipertanggungjawabkan kualitasnya karena sebagaimana tadi disampaikan oleh Kepala L2Dikti wilayah XIV Papua-Papua Barat, bahwa perguruan tinggi Stiper Santo Thomas Aquinas Jayapura telah diakreditasi dan telah diawasi secara nasional dan dikategorikan sebagai perguruan tinggi yang sehat dan berkualitas (dil/ary)

newsportal

Recent Posts

TNI-Polri-Jaksa Diminta Introspeksi

Menurut Prabowo, seluruh pejabat negara pada hakikatnya adalah pelayan rakyat. Karena itu, mereka tidak boleh…

45 minutes ago

Minta Lebih dari Sekedar Kritik

Anggota DPR Papua jalur Pengangkatan Otonomi Khusus (Otsus) Daerah Pengangkatan Kabupaten Biak Numfor, Musa Sombuk,…

4 hours ago

Proyek Ilegal, Masyarakat Adat Beberkan Bukti Citra Satelit

Dalam persidangan perkara Nomor 9/G/LH/2026/PTUN Jayapura ini, tim kuasa hukum masyarakat adat menghadirkan tiga orang…

5 hours ago

Merawat Peradaban Suku yang Perlahan Hilang Ditelan Jaman

Dialah Mama Emma Awinero-Tjoe. Di atas bangku panjang kayu yang menjadi saksi bisu jejak pengabdiannya,…

6 hours ago

Prabowo Akui Banyak Maling di Program MBG

Ia memerintahkan seluruh Gubernur, Bupati, Camat, Hingga Kepala Desa untuk memeriksa seluruh dapur Satuan Pelayanan…

7 hours ago

Seorang Sopir Maxim Dibekuk Terciduk Jual Puluhan Amunisi

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…

2 days ago