

Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Jan Jap Ormuseray saat menjelaskan keberadaan jembatan tracking di Yoboi, kepada rombongan persekutuan Wanita Getsemani Kotaraja, di Kampung Yoboi, Minggu (27/3). ( FOTO: Robert Mboik Cepos)
SENTANI- Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup telah membangun jembatan tracking sepanjang 420 meter di Kampung Yoboi, Distrik Sentani Kabupaten Jayapura pada tahun 2021 lalu.
Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Jan Jap Ormuseray dihadapan warga kampung dan tamu yang berkunjung ke Yoboi, Minggu (27/3), kemarin mengatakan, pembangunan jembatan tracking itu sebenarnya bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal di kampung itu.
Menurutnya dengan memanfaatkan semua potensi yang ada di Kampung, masyarakat akan merasakan dampaknya, terutama dari kunjungan masyarakat ke kampung itu. “Ini kegiatan pemberdayaan kampung yang kami lakukan,” kata Jan Jap Ormuseray.
Dia juga mengapresiasi langkah inovasi yang sudah digerakkan oleh para pemuda di kampung, sehingga kampung itu dikenal sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Jayapura . Bahkan baru baru ini Destinasi Wisata Kampung Yoboi telah masuk nominasi 10 desa wisata terbaik di Indonesia dari Kementerian Pariwisata dan ekonomi kreatif RI.
“Ini dilakukan semata-mata inisiatif para pemuda. Tidak ada kontraktor yang bangun tetapi anak-anak kampung sendiri yang bangun,” jelasnya.
Lanjut dia, keberadaan jembatan tracking sejauh ini telah membawa banyak keuntungan bagi masyarakat secara ekonomi. Dimulai pada saat PONXX lalu, jumlah kunjungan tamu ke Kampung Yoboi sangat tinggi. Bahkan nilai penerimaan yang tercatat masuk ke Kampung Yoboi lebih dari Rp 3,5 miliar .
“Selama PON itu lebih dari 75 persen kontingen sudah ke sini. Ini wujud dari pemberdayaan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah Provinsi Papua, melalui Dinas Kehutanan karena yang tercatat resmi pada saat PON itu, uang yang masuk ke Kampung Yoboi mencapai Rp 3,5 miliar,”jelasnya.
Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Kampung Yoboi sangat mengapresiasi perhatian yang sudah dilakukan oleh Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Papua, karena sudah membangun tracking sepanjang 420 meter di Kampung Yoboi .
“Kami berharap ke depan dengan adanya perhatian dari pemerintah. Tempat ini bisa menjadi daya tarik untuk semua orang bisa berkunjung ke Kampung Yoboi,”tandasnya. (roy/ary)
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …
Ketua PAK-HAM Papua Dr. Methodius Kossay, SH,.M.Hum, CT,.CMP menyatakan negara harus hadir secara nyata dalam…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan dalam panen raya ikan air tawar, pemerintah…