Categories: SENTANI

Warga Diminta Tidak Beri Bantuan Makanan Jadi

Salah satu kelompok  relawan mempersiapkan sayuran untuk dimasak sebelum didistribusikan ke sejumlah Posko pengungsian di Posko Induk Kabupaten Jayapura, Rabu, (27/3).( FOTO : Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Pihak pengelola makanan jadi di Posko Induk Kabupaten Jayapura meminta kepada relawan atau masyarakat yang akan memberi sumbangan bagi warga di pengungsian agar tidak lagi memberikan bantuan dalam bentuk makanan jadi.

“Kami minta supaya makanan jadi sebaiknya tidak usah lagi diberikan kepada para pengungsi,”ungkap bagian Humas Posko Induk Bencana  banjir bandang Sentani, Dodi Samyana kepada wartawan di Gunung Merah, Rabu (27/3).

Menurutnya, langkah itu bukan bermaksud  menolak bantuan dan niat baik dari masyarakat terhadap para korban banjir bandang di Sentani. Namun hal ini lebih dipertimbangkan dari sisi efektif dan manfaatnya. Selama ini, ada banyak makanan jadi dari masyarakat, namun dibuang begitu saja,  karena bantuan makanan jadi yang datang ke setiap posko penampungan sangat banyak.

“Sehingga yang dikasih pagi belum selesai muncul lagi dan banyak yang terbuang. Ini justru berpotensi timbulkan penyakit,” tandasnya.

Untuk itu, sebagai gantinya, masyarakat yang hendak memberi bantuan diminta menyalurkan bantuan makanan mentah atau dalam bentuk uang,  sehingga makanan mentah itu nantinya akan dikelola oleh pihak relawan yang bekerja di dapur umum.

“Ini juga untuk menjaga kebersihan makanan yang disalurkan,” katanya.

Dia berharap agar masyarakat tidak salah mengarti terkait permintaan yang disampaikan ini. Ini semata demi kebaikan bersama. Apalagi saat ini, para  keluarga korban banjir bandang hidup dalam kondisi yang serba terbatas di Posko penampungan sementara. Untuk itu, pola makan dan asupan gizi yang diberikan juga harus diperhatikan supaya tidak berdampak buruk terhadap kesehatan mereka.”Kalau bantuan makanan mentah nanti yang kelola ada relawan yang bekerja di Posko Induk,”tandasnya. (roy).

newsportal

Recent Posts

Pemkab Biak Numfor dan Supiori Diminta Usulkan Tambahan Kuoata

Selain melihat dari dekat antrian kendaraan, Marthinus Pasang juga menemui pengelola SPBU dan pihak  Rayon…

47 minutes ago

Pemkab Puncak Jaya Perkuat Jiwa Kewirausahaan Pemuda

  Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari pemuda dan wirausaha pemula dari berbagai wilayah di…

2 hours ago

IDI Jayawijaya Didorong Bentuk 7 Cabang di Wilayah Papua Pegunungan

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Jayawijaya kini dijabat oleh dr. Charles Manalagi, Sp.Og untuk periode…

3 hours ago

Pemuda Yakonde Miliki Tekad Mengubah dari Dalam

Utamanya adalah terkait karakter yang erat kaitannya dengan lingkungan dan pergaulan anak muda. Ondoporo Keray,…

4 hours ago

Wanita Korban Penembakan OPM Akhirnya Ditemukan

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…

16 hours ago

Tiga Distrik di Puncak Alami Krisi Pangan dan Air

Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…

18 hours ago