“Kalau tidak ada aksi seperti ini, mungkin hak-hak kami tidak terlalu diperhatikan. Kami sudah melaksanakan kewajiban mendidik anak-anak agar menjadi generasi emas. Tapi kami juga minta hak kami diperhatikan,” tegasnya.
Ia menambahkan, guru juga memiliki tanggung jawab terhadap kebutuhan hidup sehingga hak yang telah menjadi kewajiban pemerintah diharapkan dapat segera direalisasikan.
Sementara itu salah satu siswa kelas IX SMP N 1 Sentani, Christhea Pratiwi mengakui dengan aksi mogok tersebut dirinya bersama teman-teman tidak dapat belajar seperti biasa.
“kami harapkan agar aksi mogok dari para guru-guru ini bisa segera diselesaikan, supaya kami dapat kembali mengikuti proses belajar seperti biasa,” pungkasnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan, mekanisme pengambilalihan perkara telah diatur dalam…
Pengusutan perkara juga tidak seharusnya dianggap sebagai upaya melemahkan institusi strategis negara. Penegakan hukum yang…
Penutupan Selat Hormuz menjadi eskalasi paling serius dalam konflik kedua negara dan berpotensi mengguncang pasar…
Banjir terjadi setelah Badai Tropis Maysak membawa hujan deras yang menyebabkan sungai meluap dan sejumlah…
Deltras FC ingin membawa pulang dua penggawanya itu yang tampil impresif bersama pasukan Mutiara Hitam.…
Menurutnya, tindakan tersebut tidak dapat dianggap sebagai sekadar candaan apabila telah menimbulkan rasa takut, malu,…