“Kalau tidak ada aksi seperti ini, mungkin hak-hak kami tidak terlalu diperhatikan. Kami sudah melaksanakan kewajiban mendidik anak-anak agar menjadi generasi emas. Tapi kami juga minta hak kami diperhatikan,” tegasnya.
Ia menambahkan, guru juga memiliki tanggung jawab terhadap kebutuhan hidup sehingga hak yang telah menjadi kewajiban pemerintah diharapkan dapat segera direalisasikan.
Sementara itu salah satu siswa kelas IX SMP N 1 Sentani, Christhea Pratiwi mengakui dengan aksi mogok tersebut dirinya bersama teman-teman tidak dapat belajar seperti biasa.
“kami harapkan agar aksi mogok dari para guru-guru ini bisa segera diselesaikan, supaya kami dapat kembali mengikuti proses belajar seperti biasa,” pungkasnya. (ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Dikatakan sejak 2025 Uncen telah menerapkan empat periodisasi wisuda dalam setahun sebagai bagian dari reformasi…
Di tengah deretan tamu yang menanti, Muhajir menyambut dengan senyum ringan. Suaranya lembut, namun tegas.…
Bagi anak panti asuhan, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi juga menahan rasa kehilangan.…
Peluncuran ini merupakan bagian dari program akselerasi Nasional yang diusung pemerintah. Dengan pendekatan Sistem Kesehatan…
Kali ini adalah Kepala Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua, Faturachman yang mengunjungi Pulau…
Protes yang berujung konflik juga masih kerap terjadi dan dikatakan dari situasi tersebut, pemerintah tak…