

SENTANI- Dari ratusan pengungsi yang diterbangkan menggunakan Pesawat Hercules dari Wamena ke Jayapura sejak Rabu (25/9) hingga Kamis (26/9), kemarin, ada sekitar 40 warga pengungsi yang ditampung di Mess Lanud Silas Papare Jayapura.
Komandan Lanud Silas Papare Jayapura, Marsekal Pertama (Marsma) TNI, Tri Bowo Budi Santoso mengungkapkan, warga pengungsi yang ditampung di Mess Lanud Silas Papare karena mereka tidak memiliki keluarga di Jayapura.
“Sudah ada 40 warga pengungsi dari Wamena yang kami tampung di Mess Lanud Silas Papare Jayapura,”ungkapnya kepada wartawan di Base OPS Lanud Silas Papare Jayapura, Kamis (25/9).
Warga pengungsi Wamena yang ditampung ini berasal dari Sumatera Barat, Jawa Timur, Sulawesi dan daerah lainnya yang ada di luar Papua. Mereka akan tinggal sementara di Mess Lanud Silas Papare, sambil menunggu keberangkatan ke daerah mereka masing-masing.
Para warga yang mengungsi dari Wamena ini kebanyakan merupakan pedagang dan tukang ojek yang sehari-hari bekerja di Wamena. Mereka terpaksa mengungsi lantaran kerusuhan yang berujung anarkis di Wamena.
Tri Bowo menyatakan, pihaknya siap menfasilitasi warga pengungsi ini selama berada di Mess Lanud Silas Papare, mulai dari makan dan minum serta pakaian, maupun nanti mereka berangkat ke daerahnya masing-masing.(bet/tho)
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang…
Wali Kota juga meminta Dinas Sosial Kota Jayapura untuk terus melakukan pemantauan terhadap seluruh…
Ia menegaskan bahwa eksekusi tidak dapat dilaksanakan apabila lokasi dan luas tanah yang dimaksud…
Menurut Abisai, kekayaan budaya, adat istiadat, serta tradisi masyarakat adat yang masih terjaga hingga…
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…