Categories: SENTANI

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Plt Sekda: Soal Cagar Alam Harus ada Kajian Ahli

SENTANI – Musibah banjir dan perubahan kondisi Gunung Cycloop pada tahun 2019 nampaknya belum menjadi pelajaran berharga bagi warga dan pemerintah setempat. Meski menelan 100 lebih korban jiwa dan harta benda yang tak terhitung namun aktifitas di kawasan penyangga Cagar Alam Cycloop masih marak.

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah menjadi kebun nenas maupun kebun ubi jalar. Kondisi ini disinyalir tak hanya di kawasan penyangga tetapi sudah masuk ke kawasan inti. Jika ini terus terbiar maka potensi banjir serupa sangat memungkinkan kembali terjadi.

Ibarat gunung, kaki-kakinya diganggu. Akar yang bisa menahan bebatuan berubah menjadi akar-akar mungil dari nenas dan ubi. Hanya saja terkait ini menurut Pemerintah Kabupaten Jayapura aktivitas perkebunan di kawasan Gunung Cycloop tidak bisa diatur hanya melalui imbauan tetapi membutuhkan zonasi yang jelas dan kajian dari para ahli.

Plt. Sekda Kabupaten Jayapura, Yusuf Yambe Yabdi, mengatakan penanganan aktivitas di kawasan Cycloop perlu melibatkan sejumlah lembaga, termasuk balai konservasi dan Dinas Lingkungan Hidup. Menurutnya, lembaga terkait perlu menentukan zona kawasan yang diperbolehkan maupun dilarang untuk aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan perkebunan.

“Secara zonasi harus dibuat peta Gunung Cycloop, mana daerah yang dilarang dan mana yang boleh. Dengan adanya zonasi tersebut baru kita bisa menginformasikan kepada masyarakat mana yang boleh dijadikan lahan perkebunan dan mana yang tidak,” ujar Yusuf Rabu (23/9). Ia mengatakan keberadaan masyarakat yang selama ini telah melakukan aktivitas di kawasan tersebut juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Atasi Ketimpangan Layanan Medis, Dokter dan Perawat Papua Harus Perkuat Skill

Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…

18 hours ago

Pasca Penertiban, Pemkot Didesak Data Ulang Pedagang

Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…

1 day ago

Terindikasi Melanggar, Ribuan Barcode BBM Bersubsidi Diblokir

   Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…

1 day ago

Pemilihan Rektor Uncen Jadi Agenda Prioritas

   Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…

1 day ago

Gubernur: Layanan Pertanahan Harus Menjangkau Pelosok!

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…

1 day ago

Manfaatkan Dana Kampung untuk Kembangkan Potensi Lokal

  Abisai menilai, kearifan lokal dan berbagai potensi yang dimiliki setiap kampung merupakan kekayaan yang…

1 day ago