Categories: SENTANI

Puluhan Tenaga Kontrak Minta Ada  Kebijakan Khusus

SENTANI-Puluhan tenaga kontrak yang mewakili ratusan tenaga kontrak yang sudah mengabdi hingga belasan tahun di Kabupaten Jayapura mendatangi Kantor DPRD Jayapura, Selasa (25/8), kemarin. Mereka menyerahkan aspirasi dari ratusan tenaga kontrak yang bekerja di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Jayapura itu supaya ada kebijakan khusus kepada mereka yang bisa diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura.

Perwakilan tenaga honorer saat menyerahkan aspirasi mereka kepada Ketua DPRD Jayapura, Klemens Hamo, SIP di Kantor DPRD Jayapura, Selasa (25/8), kemarin. (foto: Robert Mboik Cepos)

“Kami ini sudah mengabdi lebih dari 10 tahun bahkan ada yang 15 tahun. Karena itu kami minta aspirasi yang kami serahkan ke DPRD itu diteruskan ke pemerintah,” kata perwakilan pegawai kontrak 10 tahun ke atas, Yosep Luna Ondi kepada wartawan usai menyerahkan dokumen aspirasi kepada Ketua DPRD Jayapura, Selasa (25/8), kemarin.

Menurutnya, ada sekitar 800-an tenaga kontrak yang saat ini masih mengabdi di sejumlah OPD di Kabupaten Jayapura. Mereka meminta DPRD Jayapura bisa memperjuangkan masalah ini, bila perlu membentuk satu Pansus terkait persoalan tenaga honorer yang sampai saat ini statusnya belum diangkat menjadi pegawai negeri sipil meskipun sudah mengabdi sekian lama.

Sementara itu, Ketua DPRD Jayapura, Klemens Hamo, SIP mengungkapkan, pihaknya akan berusaha memperjuangkan aspirasi itu.

“Kami akan berusaha dengan komisi yang ada, kita harus rapat menghadirkan OPD bersangkutan. Aspirasi yang kita terima ini akan disalurkan kepada pihak terkait,”jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, sangat mengapresiasi langkah yang sudah diambil oleh Bupati Jayapura dengan menyurat secara resmi ke pusat sehubungan dengan  sejumlah pegawai kontrak yang ada di Kabupaten Jayapura yang masih berstatus honorer.(roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Theo: Tak Masuk Akal Orang Papua Sandera Orang Papua

Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…

1 day ago

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm bagi Perguruan Tinggi di Papua

   Merespon terkait dengan kasus tersebut​, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…

1 day ago

El Nino Kuat Bayangi Mimika, BMKG Peringatkan Asap Kiriman dan Gangguan Penerbangan

BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…

1 day ago

Giliran Asap Negara Tetangga Resahkan Warga RI-PNG

Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…

1 day ago

Satpol PP Siagakan 10 Personel Amankan  Kantor Dinkes Merauke

Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…

1 day ago

Melaju di Atas Aspal dari Malam Tembus Pagi, Terapkan Monitoring  24 Jam

Di tengah tuntutan pemenuhan  hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…

1 day ago