Categories: SENTANI

Polres Jayapura Berhasil Tangkap Spesialis Jambret

SENTANI-Kurang dari 1×24 jam, polisi berhasil menangkap penjabret bernama BN (24), yang melancarkan aksinya terhadap seorang ibu bernama JFS. Penangkapan terhadap pelaku penjambretan itu dilakukan polisi di rumah makan yogua Sentani Timur pada, Rabu 25/5 malam.

Berdasarkan keterangan polisi,Kasus penjambretan ini terjadi di hari Rabu, 25/05 sekitar jam 1 siang terhadap korban JFS (35) yang merupakan ibu rumah tangga. Dimana saat itu sedang dibonceng anaknya ES (18) dengan mengendarai sepeda motor dari arah Waena tujuan Sentani, sesampainya di pertigaan hati hilang jalan baru (jalan alternatif Netar Komba) tiba-tiba datang dari arah belakang pelaku BN (24) langsung merampas tas milik korban yang didalamnya terdapat 1 buah handphone Oppo A66, surat – surat berharga dan uang tunai senilai Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah).

“Berdasarkan hasil penyelidikan tim berhasil mengantongi identitas pelaku, BN (24) berhasil diringkus saat melintas di depan rumah makan Yougwa, pelaku mengakui bahwa dia yang melakukan aksi jambret di pertigaan hati hilang, tidak hanya itu hasil interogasi pelaku mengakui telah 2 kali melakukan aksinya salah satunya di awal bulan Februari yang terjadi di depan SMK 1 Sentani (STM) Hawai,” Ujar Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus Maclarimboen, Kamis (26/5).

Lanjut dia, hasil barang curian itu oleh pelaku dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Adapun barang bukti yang berhasil kami amankan dari pelaku BN (24) diantaranya 1 unit sepeda motor Honda Supra 125 yang dipakai untuk melancarkan aksinya, 1 unit handphone Oppo A66 milik korban JFS (35) yang sudah di restart dan uang tunai sebesar Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) pelaku BN saat ini sudah kami amankan di sel tahanan Mapolres Jayapura untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku sendiri kami jerat dengan pasal 362 tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 5 Tahun penjara,”pungkasnya.

Sebelumnya Kapolsek Sentani Timur, Iptu Yohan Ongge, mengakui kasus pencurian modus jambret yang terjadi di wilayah setanihim timur sejauh ini cukup tinggi. Bahkan sejak dia ditunjuk sebagai Kapolsek Sentani Timur sejak 2 bulan terakhir ada sekitar 4 sampai 5 kasus penjambretan yang terjadi di jalan di wilayah hukum Polsek Sentani Timur.

” Di Sentani Timur memang untuk kasus penjambretan paling tinggi dalam 2 bulan terakhir ini ada 4 sampai 5 kasus yang terjadi sebagiannya berhasil kita ungkap,” tambahnya. (roy).

newsportal

Recent Posts

Satgas BBM Perkuat Pengawasan BBM Bersubsidi

     Pengawasan dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, termasuk Pertamina dan Dinas Energi dan…

2 hours ago

TNI-Polri Petakan Daerah Rawan dan Perkuat Pengamanan di Papua

Menyikapi potensi gangguan keamanan jelang hari kemerdekaan. Pengamanan ketat akan diberlakukan secara menyeluruh, mencakup wilayah…

3 hours ago

Danrem Ingatkan Masyarakat Papsel Tidak Terprovokasi di Medsos

Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Mustakim, mengingatkan masyarakat Papua Selatan agar lebih bijak menyikapi…

4 hours ago

Hadirkan Aplikasi AMAN, Tapi Masih Butuh Sosialisasi ke Guru, Orang Tua Hingga Murid

  Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini  bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…

5 hours ago

SPPG Polres Keerom Raih Dua Prestasi Lomba SPPG Polri 2026

Dalam lomba terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni Tata Kelola SPPG Polri, Inovasi Kepala SPPG…

8 hours ago

Letkol Inf Elson Dwi S Jabat Danyonif 751/VJS, Siap Lanjutkan Program Satuan

Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…

9 hours ago