

Bupati Jayapura Yunus Wonda didampingi Wakil Bupati Jayapura Haris R. Yocku saat memberikan keterangan pers, Senin (9/3). (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI – Bupati Jayapura Yunus Wonda menegaskan komitmennya untuk membenahi berbagai kekurangan di RSUD Yowari, baik dari sisi fasilitas, sumber daya manusia, maupun pelayanan, dalam kurun waktu satu tahun ke depan.
Yunus Wonda mengatakan, berdasarkan hasil pertemuan bersama pemerintah pusat dan tenaga kesehatan, kualitas dokter dan perawat di RSUD Yowari dinilai sudah sangat baik dan menjadi modal penting dalam peningkatan layanan kesehatan.
Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul belakangan ini, termasuk yang ramai di media sosial, harus menjadi bahan evaluasi bersama. Ia mengakui, penggunaan media sosial oleh masyarakat kerap mengarah pada hal negatif, namun tetap perlu disikapi secara bijak sebagai masukan untuk perbaikan.
“Ini menjadi evaluasi bagi kita semua untuk membenahi kekurangan yang ada di rumah sakit,” ujarnya, belum lama ini.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Jayapura akan fokus melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penyediaan fasilitas, hingga perbaikan sistem pelayanan di rumah sakit.
Selain memberikan pelayanan kepada masyarakat, menurutnya, kebutuhan medis di RSUD Yowari juga harus diperhatikan secara maksimal agar mampu menjawab tingginya permintaan layanan kesehatan.
Bupati menargetkan, dalam satu tahun ke depan berbagai persoalan yang selama ini terjadi di RSUD Yowari dapat diselesaikan secara bertahap.
“Kami memberikan atensi khusus. Permasalahan rumah sakit harus diselesaikan, fasilitas dilengkapi, dan ruangan-ruangan akan kami benahi dalam tahun ini,” tegasnya.
Ia menambahkan, prioritas utama saat ini adalah peningkatan fasilitas Instalasi Gawat Darurat (UGD), karena menjadi pintu utama pelayanan bagi masyarakat.
Page: 1 2
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…