

Mathius Awoitauw ( FOTO: Robert Mboik Cepos)
SENTANI- Bupati Jayapura Matius Awoitauw mengatakan, saat ini pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Dinas Pendidikan sedang mempersiapkan bangunan sekolah baru beserta isinya. Gedung sekolah yang berada di Kawasan Polomo Sentani itu akan segera difungsikan.
“Pemerintah sedang membangun gedung baru dan saat ini sedang mempersiapkan isinya. Supaya bangunan gedung sekolah baru itu bisa segera difungsikan,” kata Mathius Awoitauw, Senin (24/5).
Lanjutnya, pemerintah sedang berupaya melengkapi fasilitas pendukung di bangunan sekolah baru yang ada di Tauladan Sentani.
Apabila semua fasilitas pendukung di sekolah itu sudah terpenuhi, maka seluruh peserta didik dan juga para guru sudah bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar di bangunan sekolah yang baru tersebut. “Tidak mungkin terlalu lama, kita upayakan secepatnya,” kata Bupati.
Sebelumnya aktivitas kegiatan belajar mengajar di SMPN 1 Sentani sempat terhenti karena persoalan hak ulayat, dimana pemerintah belum membayar uang kontrak bangunan sekolah itu pasca diputuskan bahwa bangunan dan tanah pada sekolah itu dimenangkan oleh masyarakat adat.
Agar tidak berdampak pada peserta didik, pemerintah dan juga pihak sekolah sepakat untuk tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar, meskipun harus menumpang di beberapa sekolah yang ada di Kota Sentani. Saat ini terhitung sudah lebih dari 2 pekan aktivitas pendidikan SMPN i 1 Sentani dilaksanakan di sekolah lain.(roy/ary)
Ia menjelaskan, venue peninggalan PON yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Papua tersebar di…
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menegaskan bahwa pengamanan kegiatan penyampaian pendapat…
Tiga siswa Sekolah Negeri Khusus (SNK) Pariwisata Papua, Juan Omar, Dhafin Khairan Abuhari dan Jeskhiel…
Dari total penerima tersebut, sebanyak 1.970 orang memperoleh Remisi Umum I (pengurangan masa pidana…
Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan kemerdekaan Indonesia tidak boleh…
Di satu sisi, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen secara tegas membantah…