

Mathius Awoitauw (FOTO: Robert Mboik/Cepos)
SENTANI-Berdasarkan amanat Undang – undang Otsus Perdasus Nomor 22 dan Perdasus Nomor 23 bahwa pemerintah kabupaten dan kota segera membentuk tim kajian masyarakat adat. Hal tersebut sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Jayapura, dengan membentuk Tim Gugus Tugas Masyarakat Adat (GTMA).
“Saat ini Kantor Bupati tidak lagi hanya milik ASN atau PNS saja, namun juga dimiliki oleh orang adat, karena GTMA sekarang berkantor di lingkungan Kantor Bupati Jayapura,”ujar Mathius Awoitauw, Senin (24/10).
Dia mengatakan, dari 19 adat suku di wilayah adat Khenambay Umbay GTMA telah menghasilkan 1.4 juta hektar wilayah adat milik masyarakat adat yang sudah dipetakan.
Kemudian dari 8 wilayah adat kampung dan sub Kampung, lahan seluas 26.896, 6, juga sudah dipetakan. “Peringatan sembilan tahun yang kita rayakan hari ini tanggal 24 Oktober 2022, adalah hasil karya mereka Tim GTMA,”ungkapnya.
Mathius menambahkan, perayaan HUT KMA ke – IX kali sangat luar biasa karena dirayakan bersamaan dengan pembukaan KMAN VI dan juga Festival Danau Sentani ke XVI tahun 2022 di Tnah Tabi Papua.
“Selamat Kebangkitan Masyarakat Adat ke IX dan selamat Kongres Masyarakat Adat Nusantara ke VI. Selamat merayakan Festival Danau Sentani ke XVI ,”ujar Awoitauw.(roy/ary)
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…
BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…
Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…
Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…
Di tengah tuntutan pemenuhan hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…