Categories: SENTANI

Masalah Stunting Posyandu Jadi Perhatian Serius Ketua PKK Kab. Jayapura

SENTANI – Upaya percepatan penurunan stunting dan peningkatan gizi ibu-anak di Kabupaten Jayapura terus digencarkan. Hal ini ditandai dengan Soft Launching Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang berlangsung di Posyandu Yaukang, BTN Puskopad Sentani, Kamis (21/8)

Kegiatan yang mendapat dukungan UNICEF dan CIDCA melalui Yayasan Gapai Harapan Papua ini dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Jayapura, Ny. Dewi Sartika Wonda, S.Par., Kepala OPD terkait, jajaran UNICEF Papua, kepala-kepala Puskesmas, hingga kader Posyandu.

Ny. Dewi Sartika Wonda menegaskan bahwa stunting bukan masalah kecil, melainkan tantangan serius yang membutuhkan kerja sama lintas sektor. “Masih banyak ibu hamil dan balita yang belum mendapatkan layanan gizi optimal. Kehadiran program PMT ini penting agar setiap anak dan ibu hamil dapat memperoleh makanan sehat, bergizi, dan sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Banyak Daerah Tak Mampu Lagi Bayar Gaji PPPK

Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…

9 hours ago

Diduga Karena Persoalan Asmara

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…

10 hours ago

Pentingnya Investasi Pendidikan dalam Memajukan Papua

Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…

11 hours ago

Gas LPG 12 Kg Tembus Rp400 Ribu

Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…

12 hours ago

“Halo Pak Presiden, Ini Bagaimana Makanan MBG Ada Ulat”

Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…

13 hours ago

Dari Sampah Hingga Penyelundup yang Kucing Kucingan

Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…

14 hours ago