

Sekda Hanna Hikoyabi (FOTO: Robert Mboik Cepos)
SENTANI-Bertepatan dengan moment peringatan Hari Kartini 21 April lalu, Sekda Hanna Hikoyabi memberikan semangat kepada kaum wanita di Kabupaten Jayapura. Dia berharap, peran wanita tidak lemah dalam kehidupan bermasyarakat.
“Perempuan-perempuan di Kabupaten Jayapura harus mampu menjadi penerus Kartini. Memajukan daerah serta berperan aktif dalam mensukseskan program pemerintah daerah Kabupaten Jayapura,”kata Sekda Hanna Hikoyabi, Jumat (21/4).
Dikatakan, Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita melakukannya sendirian. Kerja-kerja hebat yang dilakukan Kartini itu menjadi catatan bagi kaum perempuan hingga saat ini.
“Kalau kita flashback kembali Kartini, dia dilarang bersekolah dan dia bekerja masanya terlalu pendek. Tapi, kenapa pesan itu masih kuat sampai hari ini. Karena ada emansipasi dan juga ada perjuangan untuk perempuan harus mendapatkan bagian yang adil, sama seperti kaum laki-laki, untuk bisa menempuh pendidikan atau bersekolah sampai setinggi-tingginya,”bebernya.
Lanjut dia, dalam pergerakanya R. A. Kartini telah berjuang dengan semangat untuk menghilangkan diskriminasi antara kaum perempuan dan laki-laki.
Peringatan Hari Kartini juga bertujuan untuk menguatkan eksistensi perempuan bersama kaum laki-laki di segala aspek kehidupan. Apalagi dalam mengisi pembangunan nasional, termasuk di daerah ini, bahkan pemerintah sudah membuka seluas-luasnya bagi perempuan untuk berkiprah di semua aspek kehidupan, baik di bidang ekonomi sosial, bahkan politik. Oleh karena itu perempuan harus mempersiapkan kemampuan serta kompetensi yang mereka miliki. Untuk itu, dia mengajak agar apa yang telah diperjuangkan oleh R. A. Kartini dapat diwujudkan.
”Apalagi saat ini merupakan era kompetensi, maka kesetaraan kompetensi yang dimiliki baik laki-laki maupun perempuan semuanya sama. Untuk itu, moment Hari Kartini dijadikan momentum bagi kebangkitan perempuan di Kabupaten Jayapura, khususnya untuk berkarya, sehingga mampu menghasilkan karya-karya terbaik yang dapat membantu perekonomian keluarga dan daerah,”ungkapnya.
Ditambahkan Hana, momentum Hari Kartini, kaum perempuan tidak menjadi lemah, tetapi perempuan harus menjadi kuat untuk membangun satu peradaban baru yang lebih kuat, hebat dan bermutu.(roy/ary)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…