

Suasana aktivitas Pasar Lama Sentani, yang drainasenya tidak layak, Rabu (12/2) kemarin. (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI -Kepala Distrik Sentani, Jeck Puraro, menegaskan bahwa tahapan relokasi Pasar Lama Sentani tetap akan dilaksanakan sambil menunggu anggaran tersedia.
“Proses pengerjaan tentu membutuhkan anggaran, kita lagi mengumpulkan anggaran, namun untuk proses pertemuan bersama penjual dan pemilik hak ulayat telah kami lakukan,” terangnya.
Jeck menjelaskan, pemerintah distrik telah menggelar pertemuan dengan seluruh pihak terkait, mulai dari perwakilan pedagang, pemilik hak ulayat, hingga keluarga adat dari Yahim dan Yoboi, guna membahas persoalan lahan secara terbuka dan menyeluruh.
“Saat ini, pemerintah sedang menyiapkan dokumen lanjutan, termasuk kemungkinan kontrak baru antara pemerintah dan masyarakat pemilik hak ulayat,”katanya.
Diakuinya, Penyelesaian persoalan tanah akan dilakukan secara terpisah namun paralel dengan tahapan relokasi. Ia mencontohkan, di sejumlah lokasi lain terdapat lahan yang secara administratif belum sepenuhnya menjadi milik pemerintah.
Page: 1 2
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…