

Suasana aktivitas Pasar Lama Sentani, yang drainasenya tidak layak, Rabu (12/2) kemarin. (foto:Yohana/Cepos)
SENTANI -Kepala Distrik Sentani, Jeck Puraro, menegaskan bahwa tahapan relokasi Pasar Lama Sentani tetap akan dilaksanakan sambil menunggu anggaran tersedia.
“Proses pengerjaan tentu membutuhkan anggaran, kita lagi mengumpulkan anggaran, namun untuk proses pertemuan bersama penjual dan pemilik hak ulayat telah kami lakukan,” terangnya.
Jeck menjelaskan, pemerintah distrik telah menggelar pertemuan dengan seluruh pihak terkait, mulai dari perwakilan pedagang, pemilik hak ulayat, hingga keluarga adat dari Yahim dan Yoboi, guna membahas persoalan lahan secara terbuka dan menyeluruh.
“Saat ini, pemerintah sedang menyiapkan dokumen lanjutan, termasuk kemungkinan kontrak baru antara pemerintah dan masyarakat pemilik hak ulayat,”katanya.
Diakuinya, Penyelesaian persoalan tanah akan dilakukan secara terpisah namun paralel dengan tahapan relokasi. Ia mencontohkan, di sejumlah lokasi lain terdapat lahan yang secara administratif belum sepenuhnya menjadi milik pemerintah.
Page: 1 2
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komdigi Nomor 9 Tahun 2026 yang mewajibkan platform seperti…
Kisah itu kini menjadi perbincangan luas di masyarakat. Banyak yang merasa kehilangan kepercayaan terhadap pelayanan…
Sekretaris Yayasan Bengkel Kerja Papua, Reinhart Ramandei, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya yayasan…
“Dalam hari ini saya tegaskan bahwa Polres Jayapura tidak pernah meminta bantuan sepeser pun kepada…
Kasat Reskrim Polres Jayapura, AKP Alamsyah Ali mengatakan, berdasarkan pengamatan petugas dilapangan serta pemotretan di…
Berdasarkan keterangan saksi yang juga merupakan keluarga korban Maklon (31) mengatakan korban saat ini sudah…