Categories: SENTANI

Di BTN Pemda Doyo Baru, Seorang Pria Tewas Gantung Diri

Diduga Cemburu Kepada Istrinya

SENTANI-Seorang pria berinisial VL (30) warga  Kota Sentani nekat gantung diri lantaran terbakar api cemburu kepada istrinya. Peristiwa itu terjadi, Sabtu (21/3) dini hari di Kompleks Perumahan BTN Pemda Doyo Baru.

“Benar ada warga yang gantung diri hingga tewas,” kata Kapolres Jayapura, AKBP Viktor Macbon saat dikonfirmasi media ini, Sabtu (21/3),.

Dikatakan, berdasarkan data hasil olah TKP yang dilakukan pihak kepolisian, korban diduga gantung diri usai bertengkar dengan istrinya karena cemburu. Berdasarkan kronologi peristiwa itu yang diperoleh dari keterangan saksi,  termasuk istri korban, awalnya Jumat (20/3) sekira pukul 20.00 WIT, korban bersama istrinya dan 4 temannya mengkonsumsi Minuman Keras (Miras) di rumah kost yang berada di Youtefa Kota Jayapura. Setelah itu, korban bersama istrinya pulang ke rumah. Dalam perjalanan pulang, korban dan istrinya sempat bertengkar. Diduga  korban sakit hati lantaran tidak terima  jika istrinya berdekatan dengan laki – laki lain.

“Sekitar pukul 04.50 WIT dini hari tadi, sesampainnya di rumah yang beralamat di BTN Pemda Doyo Baru, Distrik Waibu, keduanya kembali  bertengkar,” ungkapnya.

Bahkan lanjut dia,  saat itu,  korban sempat memukul istrinya di bagian muka sebanyak 2 kali. Setelah  memukul istrinya itulah  korban langsung gantung diri. Istrinya yang sempat melihat aksi nekat suaminya itu sempat berteriak minta tolong ke warga sekitar.

“Namun tidak ada yang mendengar dan baru dibantu 15 menit kemudian, dimana saat itu ada dua orang warga   melewati rumah korban dan mendengar suara teriakan minta tolong, kemudian para saksi berusaha menolong korban dengan cara menurunkan dari tali gantungan dan membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari,” jelasnya.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap istri korban. Polisi menyebut, saat pemeriksaan berlangsung, istri korban juga masih dalam pengaruh Miras.

“Tiga orang saksi termasuk istri korban telah dimintai keterangan, namun karena istri korban masih dalam pengaruh Miras sehingga keterangan yang diperoleh kurang jelas dan berbelit – belit, masih kami dalami kasus ini, apakah murni gantung diri atau ada hal lain,”tambahnya (roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Pangkogabwilhan Diminta Evaluasi Sistem Operasi di Papua

Mandenas menilai peristiwa tersebut berpotensi terjadi pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Jika korban mencakup perempuan…

4 hours ago

Target Sentuh Atap Langit, Temui Masjid Megah di Tepi Danau

Berada di tapal batas Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Puncak…

5 hours ago

Hitung-hitungan Dana Otsus Harus Sampai Akhir Tahun

Pelaksana Tugas Kepala Bapperida Papua, Muflih Musaad mengatakan penyusunan usulan dilakukan mengacu pada kriteria penggunaan…

11 hours ago

Pengelolaan Sagu Harus Bisa Berkelanjutan

Menurut Lunanka, penguatan budidaya menjadi langkah penting untuk memastikan ketersediaan sagu dalam jangka panjang, sekaligus…

12 hours ago

Papua Lepas 840 Calon Jemaah Haji

Menariknya, Aryoko juga meminta para jamaah untuk mendoakan Provinsi Papua, agar pembangunan di Papua bisa…

13 hours ago

Terapi Baru untuk Kanker Stadium Lanjut Kini Tersedia di Dalam Negeri

“Pendekatan CRS dan HIPEC merupakan terapi yang bersifat definitif pada kasus kanker dengan keterlibatan peritoneal.…

18 hours ago