Categories: SENTANI

Masyarakat Kampung Tidak Perlu Berlama-lama di Kota

*Guna Mencegah dan Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19* 

SENTANI- Virus Corona atau Covid-19 jenis Delta kini sudah memasuki wilayah Papua. Covid-19 jenis Delta dari India ini dianggap lebih berbahaya dibandingkan dengan yang sebelumnya dari Wuhan China. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk dapat mencegah dirinya dari virus yang berbahaya ini.

Salah satunya adalah masyarakat dari daerah pedesaan atau perkampungan sebaiknya tidak berlama-lama di daerah perkotaan, apalagi yang saat ini dianggap sebagai daerah zona merah Covid-19. Masyarakat dari daerah pedesaan disarankan untuk berada di kampungnya masing-masing.

Sosiolog Universitas Cenderawasih, Dr. Drs. Ave Lefaan, M.S mengungkapkan, untuk mencegah penyebaran Covid-19 di kampung-kampung, maka sebaiknya masyarakat di daerah perkampungan untuk tidak berlama-lama di daerah perkotaan.

Menurut Lefaan, masyarakat yang berada di daerah perkampungan sebaiknya dapat melaksanakan aktivitas sehari-harinya di kampung. Seperti berkebun, nelayan dan aktivitas lainnya seperti biasa. Hal ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Papua.

“Cegah Covid-19, masyarakat di kampung-kampung sebaiknya tidak melakukan mobilitas ke kota, apalagi daerah perkotaan yang dianggap zona merah Covid-19,” katanya kepada Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Rabu (21/7).

Kata Lefaan, masyarakat di daerah pedesaan bisa melakukan kegiatan apapun. Oleh karena itu, pemerintah mempunyai tugas untuk menditeksi. Artinya menditeksi mobilitas jalannya virus Covid-19. Apalagi, virus ini berkembang dengan begitu cepatnya, salah satunya virus Delta yang cepat sekali berkembang dan berbahaya saat ini.

Oleh karena itu, Lefaan menyampaikan, untuk mobilitas masyarakat di pedesaan yang ada di Papua boleh saja, tetapi pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk menyampaikan kepada masyarakat, agar dapat mematuhi protokol kesehatan dan dapat mengikuti apa yang telah dianjurkan oleh pemerintah selama ini di Papua.

Dia berharap, pemerintah harus bisa membatasi masyarakat di daerah pedesaan ke daerah zona merah Covid-19. Hal ini untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang ada di kampung-kampung yang ada di Papua.(bet/tho)

newsportal

Recent Posts

RD Akui Adhyaksa FC Lawan Kuat

Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah dipastikan mendapatkan dukungan penuh dari suporter mereka yang akan…

2 hours ago

Tak Terima Anggota Keluarganya Meninggal, Seorang Pria Dikeroyok Hingga Babak Belur

Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…

4 hours ago

Owen Sebut 3 Paslon Ketum PSSI Papua Figur Hebat

Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…

6 hours ago

Persipura Batasi Kuota Tiket Kontra Adhyaksa FC

Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…

7 hours ago

Ketum Ajak Merahkan Lagi Stadion Lukas Enembe

Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…

8 hours ago

PFA Cari Bakat 2026, Keliling Tanah Papua Bidik Talenta Sepak Bola Masa Depan Timika

Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…

9 hours ago