

SENTANI-Seorang pengendara motor Yamaha Jupiter PA 2701 AW yang dikendarai Muh. Nur (37) mengalami kecelakaan dan terperosok masuk jurang di Telaga Maya, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Senin (20/5).
Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon melalui Kapolsek Sentani Timur, Iptu Heri Wicahya saat dikonfirmasi membenarkan bahwa telah terjadi kecelakaan di mana motor Yamaha Jupiter masuk ke jurang Danau Sentani, karena pengendaranya dalam keadaan mengantuk.
“Pengendara diduga mengantuk saat membawa kendaraan,”ungkapnya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Selasa (21/5).
Menurut Heri, pihaknya pertama kali mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada motor yang terperosok masuk ke dalam jurang di Danau Sentani dan motor tersebut tersangkut di sebuah pohon. Setelah pihaknya menerima laporan, maka langsung menuju ke TKP dan melakukan pencarian terhadap korban di sekitar TKP.
“Pada saat sampai di TKP, kami hanya menemukan motor Jupiter yang tersangkut di pohon yang berada di jurang dan tidak menemukan tanda-tanda adanya korban di TKP, sehingga kemudian anggota kami bersama masyarakat langsung melakukan evakuasi terhadap motor tersebut,” jelasnya.
Heri menyatakan setelah pihaknya melakukan olah TKP dan menerima keterangan dari saksi-saksi, ternyata korban telah menyelamatkan diri dan sedang dilarikan ke rumah sakit oleh masyarakat yang melintas di TKP.(bet/tho)
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…