Categories: SENTANI

Pemerintah Harus Hadir Hingga Kampung Terjauh

SENTANI – Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk memastikan kehadiran negara hingga ke kampung-kampung paling terpencil yang selama ini belum tersentuh pembangunan.

Menurutnya, masih banyak masyarakat di wilayah pedalaman yang hidup jauh dari pusat pemerintahan dan belum pernah menikmati pembangunan secara layak. Hal inilah yang mendorong dirinya bersama jajaran lebih memilih turun langsung ke lapangan daripada hanya menerima laporan di kantor.

“Masih ada masyarakat kita yang hidup sangat jauh dan belum pernah merasakan pembangunan. Karena itu kami lebih banyak turun ke daerah-daerah terpencil, supaya mereka benar-benar merasakan bahwa pemerintah hadir dan mereka bagian dari NKRI,” ujar Yunus Wonda.

Ia mengungkapkan, dalam salah satu kunjungan ke Kampung Omon, seorang kepala kampung menyampaikan kekecewaan mendalam karena kampung mereka seolah terhapus dari peta pembangunan Kabupaten Jayapura.

“Itu ekspresi kekecewaan yang besar. Hampir tidak pernah disentuh pembangunan dengan baik. Itu yang membuat kami ingin melihat langsung, merasakan sendiri, agar program yang dibuat benar-benar sesuai dengan kondisi riil masyarakat,” jelasnya, Selasa (20/1).

Bupati menegaskan, wilayah-wilayah terjauh justru menjadi prioritas utama pemerintahannya. Pasalnya, masyarakat di wilayah perkotaan relatif lebih mudah dijangkau, sementara masyarakat di Kampung-kampung dipedalaman sangat membutuhkan perhatian dan kehadiran langsung pemerintah.

“Kalau daerah dekat, setiap hari kita bertemu. Tapi yang jauh ini butuh atensi khusus. Pemerintah harus memastikan bahwa negara benar-benar hadir untuk mereka,” tegasnya.

Ia menambahkan, kebijakan turun langsung ke kampung-kampung akan terus dilakukan, bahkan akan diperbanyak pada tahun anggaran 2026. Pemerintah daerah juga akan mengurangi kegiatan presentasi di kantor dan lebih fokus pada pengumpulan data langsung di lapangan.

“Kami ingin mengambil data langsung sebagai dasar perencanaan program tahun 2027. Program harus benar-benar sampai ke kampung-kampung, supaya masyarakat merasakan kehadiran pemerintah,” katanya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pelaku Pemotong Tangan di Timika Teridentifikasi

Penyidik juga sebelumnya telah memintai keterangan dari sejumlah saksi pasca kejadian tersebut. Ipda Teguh melanjutkan,…

7 hours ago

Penggunaan HP Bagi Peserta Didik Bakal Dibatasi

Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang…

9 hours ago

Darurat Guru Nasional, Saatnya Negara Menghadirkan Badan Guru Nasional

Wakil Sekretaris Jenderal PB PGRI Wijaya menyatakan, Indonesia menghadapi krisis guru yang nyata dan struktural.…

12 hours ago

Istana Diguncang Isu Reshuffle Kabinet

Isu reshuffle kembali menguat setelah kekosongan posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono. Hal ini…

13 hours ago

Jokowi: Prabowo-Gibran 2 Periode

Mantan Presiden RI Joko Widodo menegaskan bahwa anak sulungnya sekaligus Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming…

14 hours ago

Golkar Nilai Pembentukan Papua Utara Belum Waktunya

  Ia menjelaskan, sebelum pemekaran, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua induk mencapai sekitar…

2 days ago