

Petugas Karantina Pertanian Jayapura Bersama Petugas Avsec Angkasapura Logistik dan Avsec BKO Lanud Silas Papare Jayapura Saat Menggagalkan Satwa Liar di Bandara Sentani. (FOTO: Karantina Pertanian for Cepos)
SENTANI-Karantina Pertanian Jayapura berhasil menggagalkan upaya pengiriman 40 ekor satwa liar tanpa dokumen berjenis reptile, yang terdeteksi alat XRay AVSEC Angkasa Pura Logistik di Bandara Sentani pada Sabtu, (15/7) dan Selasa(18/7) lalu.
Adapun satwa liar yang diamankan adalah kadal duri mata merah (tribolontus gracilis) asal Papua berjumlah 40 ekor yang disembunyikan dalam kemasan kotak makanan menjadi 20 kotak dan ditutupi dengan karton air mineral dengan keterangan obat-obatan herbal.
Selanjutnya satwa diamankan oleh karantina untuk diserahkan kepada BBKSDA Papua selaku instansi yang membidangi fungsi konservasi, agar nantinya satwa liar tersebut dapat dikembalikan ke habitat aslinya di alam liar.
Di tempat terpisah, Kepala Karantina Pertanian Jayapura, Muhlis mengapresiasi kerjasama petugas Avsec Angkasapura logistik dan Avsec BKO Lanud Silas Papare Jayapura yang ikut berperan dalam penggagalan penyelundupan reptil ini.
“Saya apresiasi atas kesigapan pihak angkasa pura, bersama Avsec BKO Lanud Silas Papare Jayapura yang ikut berperan dalam penggagalan penyelundupan, yang terus melakukan oengawasan ketat penyelundupan reptil dari Papua ini,” kata Muhlis, di Jayapura Kamis (20/7).
Diapun mengimbau seluruh masyarakat agar saling menjaga dan melaporkan seluruh tindakan melawan hukum yang dapat merugikan bangsa, khususnya bagi kelangsungan ekosistem dan keanekaragaman hayati Tanah Papua.
“Karantina pertanian akan menindak tegas tanpa terkecuali terhadap tindakan ilegal guna memberikan efek jera bagi pelaku sekaligus sebagai tindakan nyata mengamankan aset dan kekayaan alam tanah Papua,” tandasnya. (rel/ary)
Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…
Para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis narkotika yang beredar di masyarakat, di antaranya ganja…
Mereka masing-masing di antaranya Widi Hartoto, selaku Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB periode 2020-2024;…
Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…
Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…
Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…