

Unsur pimpinan Pondok Pesantren Ulil Albab Angkatan ke- 6 foto bersama santiwan dan santriwari berprestras di Hotel Suni Garden Lake Hotel dan Resort Sentani, Minggu (21/5). (FOTO:Yohana/Cepos)
SENTANI – Pondok Pesantren Ulil Albab Insan Cendekia Jayapura melaksanakan haflah(kelulusan) tahun 2023 angkatan ke VI di Suni Garden Lake Hotel & Resort Sentani, Minggu (21/5). Santri yang lulus sebanyak 57 santriwan dan santriwati yang terdiri dari SMP sebanyak 49 santriwan satriwati dan SMA 8 santri.
Acara haflah berlangsung mulai pukul 08.00 WIT berlangsung cukup meriah. Diawali dengan pembacaan Tasmi oleh santiwan dan satriwati, video profil wisudawan/wisudawati, pembacaan capaian santri dan lain-lain.
Pimpinan Pondok Pesantren Ulil Albab K.H Ayub Fachrudin LC., M.Pd.I mengatakan, 57 lulusan ini telah menyelesaikan target capaian Al-Quran dan Hadist ,”Kami harap mereka terus berkarya menuntut ilmu, sehingga bermanfaat bagi masyarakat ke depan, “ujarnya kepada Ceposonline.com, Minggu (21/5).
Ustad Ayub juga berpesan kepada orang tua santri bahwa pendidikan anak adalah tanggungjawab orang tua. Ponpes Ulil Albab hanya sebagai wasilah.
”Saya ucapkan terimakasih kepada oran tua yang telah menitipkan anak-anaknya ke kami. Jangan pernah merasa rugi anak-anaknya belajar di pesantren, karena dari doa anak-anak bapak ibu yang ada di pondok bisa jadi itulah yang melancarkan rezeki bapak ibu,”ungkapnya.
Lanjut K.H Ayub Fachrudin, di pondok pesantren anak-anak hidup dengan berbagai dinamika. Mereka belajar menghadapi berbagai resiko yang akan menjadikan mereka bermental baja.
”Oang tua harus menyiapkan anak-anaknya untuk menghadapi kehidupan yang akan datang karena kehidupan ke depan tentu saja berbeda dengan kehidupan saat ini. Jadi biarkanlah anak-anak belajar menghadapi masalah,”pesannya. (ana/ary)
"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…
Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…
Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…
Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…
Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…