Dia menambahkan, Pemkab Jayapura telah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung, termasuk ruang penyajian makanan, fasilitas dapur, hingga lokasi khusus di wilayah Grime Nawa dan Depapre yang akan dijadikan pusat layanan MBG.
“Kalau nanti ada sekolah yang penerimanya sampai 3.000 siswa pun tetap bisa dilayani. Bagaimanapun anak-anak kita harus bisa dijangkau,” ujarnya.
Haris Richard menegaskan bahwa program ini tidak hanya menyasar pelajar, namun juga akan diperluas bagi ibu hamil dan menyusui demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Jayapura.
“Tidak ada yang sempurna. Justru kesempurnaan berawal dari ketidaksempurnaan. Semua ini untuk kebaikan daerah,” tutupnya.(dil/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Para Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Tanah Papua melakukan Forum Koordinasi Strategi Percepatan Pembangunan. Pertemuan ini…
Gubernur Papua Matius D Fakhiri meminta masyarakat adat dilibatkan dalam pengelolaan saham PT Papua Divestasi…
Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Perkebunan dan…
Menurutnya, implementasi Otsus harus difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat asli Papua melalui program-program yang menyentuh…
Suasana di sekitar Stadion Lukas Enembe selalu berubah menjadi lebih hidup setiap kali pertandingan Persipura…
Menurut Abisai, hingga saat ini sudah banyak program dan kebijakan yang dijalankan dalam rangka implementasi…