Dia menambahkan, Pemkab Jayapura telah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung, termasuk ruang penyajian makanan, fasilitas dapur, hingga lokasi khusus di wilayah Grime Nawa dan Depapre yang akan dijadikan pusat layanan MBG.
“Kalau nanti ada sekolah yang penerimanya sampai 3.000 siswa pun tetap bisa dilayani. Bagaimanapun anak-anak kita harus bisa dijangkau,” ujarnya.
Haris Richard menegaskan bahwa program ini tidak hanya menyasar pelajar, namun juga akan diperluas bagi ibu hamil dan menyusui demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Jayapura.
“Tidak ada yang sempurna. Justru kesempurnaan berawal dari ketidaksempurnaan. Semua ini untuk kebaikan daerah,” tutupnya.(dil/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Binmas Polres Jayawijaya Iptu. Zabur Esomar pencarian dimulai sejak pukul 08.20…
Kunjungan rombongan tersebut ke Yalimo didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol. …