Dia menambahkan, Pemkab Jayapura telah menyiapkan sarana dan prasarana pendukung, termasuk ruang penyajian makanan, fasilitas dapur, hingga lokasi khusus di wilayah Grime Nawa dan Depapre yang akan dijadikan pusat layanan MBG.
“Kalau nanti ada sekolah yang penerimanya sampai 3.000 siswa pun tetap bisa dilayani. Bagaimanapun anak-anak kita harus bisa dijangkau,” ujarnya.
Haris Richard menegaskan bahwa program ini tidak hanya menyasar pelajar, namun juga akan diperluas bagi ibu hamil dan menyusui demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Jayapura.
“Tidak ada yang sempurna. Justru kesempurnaan berawal dari ketidaksempurnaan. Semua ini untuk kebaikan daerah,” tutupnya.(dil/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…
Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…
Sebagian dokter spesialis Rumah Sakit Daerah (RSUD) Merauke memilih mogok kerja pada Sabtu (9/5). Mereka…