Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Agung Al Aqsha Sentani, Ichdar Tolat mengatakan, pembangunan Masjid Al Aqsa Sentani sudah berjalan 9 tahun 4 bulan 17 hari dimulai dari awal tahun 2015.
Dengan menghabiskan total anggaran lebih Rp 30,3 miliar, terdiri dari bantuan dana tunai Rp 27.143.638.000. Sedangkan untuk bantuan bahan material jika diuangkan sebesar Rp 2.875.000.000, dengan luas bangunan masjid 30×45 M, dibangun dua lantai dengan kapasitas 2.300 jamaah.
Diakui, untuk membangun masjid ini memang butuh perjuangan dan kini yang berat adalah setelah diresmikan bagaimana cara merawat dan menjaga masjid ini dengan baik, karena setiap bulan dibutuhkan dana operasional sekitar Rp 33 juta. Untuk itu, pengurus Masjid terus berusaha semaksimal mungkin supaya dana operasional ini tetap didapatkan dengan baik.
Oleh karena itu, dengan adanya halaman masjid yang bisa disewakan untuk parkir kendaraan, adanya kafe dan lainnya diharapkan bisa dimanfaatkan supaya ada pemasukan bagi masjid dalam membantu menambah dana operasional.(dil/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
“Perbatasan tidak boleh hanya dipandang sebagai garis pemisah, tetapi harus menjadi ruang perjumpaan, ruang…
Stok beras di Merauke, Papua Selatan, mulai mengalami penurunan sejak Agustus 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi…
Penegasan tersebut terutama ditujukan kepada pedagang yang berasal dari luar wilayah Kota Jayapura, seperti…
Papua Selatan dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kawasan strategis dalam pembangunan lumbung…
Abisai mengatakan, keberadaan area parkir menjadi salah satu bagian penting dalam penataan pasar. Masyarakat…
Maraknya aksi tawuran yang berulang pada malam hari memaksa aparat kepolisian memperketat pengawasan di titik-titik…