Adapun kriteria penilaian meliputi aspek ide, religius, estetika, dan kreativitas. Mustafa menambahkan, penilaian dilakukan berdasarkan rekomendasi para pendeta yang kemudian menjadi bahan pertimbangan utama tim juri dalam menentukan nilai.
Tim juri meninjau langsung setiap lokasi pondok Natal pada siang hari. Sementara untuk penilaian tampilan malam hari, peserta diminta mengirimkan video melalui grup aplikasi WhatsApp, mengingat kondisi geografis yang sulit dan jarak antarkampung yang cukup jauh.
“Demi keamanan dan kenyamanan peserta maupun juri, penilaian lapangan dilakukan siang hari, sedangkan tampilan malam hari dinilai melalui video kiriman peserta,” katanya.
Mustafa menyebutkan, hingga saat ini proses penilaian telah mencapai hampir 50 persen, untuk pengumuman pemenang akan dilakukan pada 31 Desember 2025, bertepatan dengan perayaan malam pergantian tahun di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jayapura.
Untuk hadiah, telah ditetapkan langsung oleh Bupati Jayapura, yaitu Juara 1 Rp 100 juta, juara II Rp 70 juta, Juara III Rp 50 juta,Juara IV Rp 25 juta dan Juara Umum Rp 120 juta.(ana/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penilaian itu disampaikan PAHAM Papua menyusul laporan polisi yang didaftarkan Mama Yasinta di Polda Metro…
Bagi masyarakat Kamoro, Karapao bukan sekadar selebrasi visual. Ini adalah poros warisan leluhur yang melilitkan…
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…