

SENTANI-Tidak pernah diperbaiki sejak Tahun 80-an dan sering terjadi kecelakaan lalu lintas, masyarakat Kampung Bring, Distrik Kemtuk Gresik, Kabupaten Jayapura minta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura segera memperbaiki jalan di kampung tersebut.
Menurut warga setempat, pada perayaan Hari Masyarakat Pribumi, Bupati Mathius Awoitauw, SE, M.Si sudah meninjau dan merasakan jalan rusak di wilayah itu.
“Tahun 80-an dari perusahaan Wulansari yang melakukan penimbunan, sampai saat ini tidak pernah diperbaiki,” kata Tokoh Masyarakat Kampung Bring, Hendrik Elly, Senin, (17/8).
Bahkan dalam mengatasi masalah jalan rusak yang mencapai tuju kilo meter itu, pihaknya dan masyarakat berulang kali melakukan penimbunan.
“Kami sering timbun tapi rusak lagi,”tandasnya. Untuk itu, kehadiran bupati pada Hari Masyarakat Pribumi, harus ditindaklanjuti dengan perbaikan jalan tersebut.
Menurutnya, masalah ini sudah disampaikan berulang-ulang kepada Pemkab Jayapura, tapi sampai saat ini belum ditindaklanjuti.
“Sudah dua kali kami ajukan proposal, tapi tidak ada jawaban sampai saat ini,” katanya.
Bahkan kata dia, jalan itu sudah sering terjadi kecelakaan lalu lintas, terutama saat musim hujan.(oel/tho)
Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…
Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga
Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…
Bupati menegaskan jika, mereka baru juga diangkat CASN masih ada langkah selanjutnya yang harus diikuti…