

JAYAPURA-Kanit I Jatanras Dit Krimum Polda Papua, AKP Hendri Bawiling didampingi Kasubdit III Jatanras Dit Krimum Polda Papua, AKP J. Limbong menyampaikan maraknya kejahatan terkait Curanmor, Curas, dan Pencurian biasa (C3) masih menjadi kasus utama yang paling sering terjadi saat ini.
Meski demikian belakangan tercatat ada penurunan signifikan yang hampir 19% pada tahun 2023. Ini kata Hendri tak lepas dari implementasi kebijakan rutin yang ditingkatkan oleh pimpinan kemudian melibatkan kerjasama dengan Polresta Jayapura Kota, Polres Jayapura, dan Polres Keerom.
“Dari catatan kami ada penurunan dan ini tak lepas dari kebijakan yang diambil masing – masing pimpinan untuk menekan kasus – kasus yang paling sering terjadi,” kata Hendri dalam rilis usai diwawancarai, Kamis (16/11) di Jayapura.
Ditambahkan AKP J. Limbong menambahkan bahwa kasus curanmor masih mendominasi, terutama di Kabupaten Jayapura, Jayawijaya, dan wilayah Timika. “Jadi ada 3 kabupaten yang angka curanmornya masih tinggi,” katanya.
Namun, dengan pembentukan tim khusus, kegiatan pencegahan dan pengungkapan kejahatan diakui ini telah berhasil menurunkan angka kasus curanmor yang terlihat dari berkurangnya laporan harian ke polsek-polres dan hingga ke Polda.
Ia menganalisa bahwa faktor urbanisasi, pengaruh alkohol, narkoba, ekonomi, dan kelompok pemuda terorganisir bisa dianggap sebagai pemicu kejahatan jalanan sehingga memang harus dilakukan tindakan lebih lanjut agar tidak berdampak lebih besar nantinya.
“Dari catatan dan situasi ini kami pikir masyarakat di tiga kabupaten tersebut perlu lebih mewaspadai jangan sampai dari banyaknya kasus justru menjadi korban,” tutupnya. (ade/tri)
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…
Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…