

Sekda Hanna Hikoyabi ( FOTO: Robert Mboik Cepos)
SENTANI- Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai melakukan upaya antisipasi dalam mencegah terjadinya dampak bencana alam di Kabupaten Jayapura, terutama di beberapa titik dan secara khusus di Kota Sentani yang sudah ditetapkan sebagai daerah dengan tingkat kerawanan bencana cukup tinggi di Kabupaten Jayapura.
Sekretaris Daerah Kabupaten Jayapura, Hanna Hikoyabi mengatakan, upaya terhadap penanganan bencana di Kabupaten Jayapura itu harus diantisipasi. Terutama dalam menyikapi cuaca ekstrem yang mana akan berdampak pada terjadinya potensi bencana alam di Kabupaten Jayapura. “Dampak bencana ini harus diantisipasi dengan baik,” kata Sekda Hanna Hikoyabi, belum lama ini.
Dia mengatakan, beberapa upaya antisipasi yang dilakukan untuk menyikapi terjadinya indikasi bencana di Kabupaten Jayapura itu misalnya dengan meningkatkan edukasi sadar bencana kepada masyarakat. Kemudian masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan kegiatan yang merusak kawasan lereng. Masyarakat juga diminta untuk menghindari aktivitas di lereng jurang.
“Kita juga terus mensosialisasikan atau mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai, juga menjaga kebersihan saluran drainase atau saluran air,” ujarnya.
Pemerintah juga meminta masyarakat untuk bekerjasama mengantisipasi bencana banjir dengan membuat biopori atau sumur resapan pada wilayah pemukiman yang datar. Bentuk lain dari antisipasi bencana itu masyarakat harus meningkatkan kewaspadaannya terhadap indikasi bencana alam yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi.
“Terutama di daerah-daerah pesisir mulai dari Bukisi, Yokari dan Ravenirara. Juga perlu membuat jalur evakuasi atau titik kumpul,”ujarnya.
Dia juga meminta organisasi perangkat daerah teknis yang membidangi kebersihan supaya benar-benar siap, terutama peralatan yang akan digunakan untuk mengantisipasi pemicu terjadinya bencana alam khususnya banjir. Salah satu upaya misalnya dengan menyiapkan alat berat milik pemerintah Kabupaten Jayapura yang memang sudah disediakan dan saat ini ada di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura. “Ini harus disiapkan jangan sampai saat bencana alatnya rusak lagi,” imbuhnya.
Ditambahkan, Dinas Sosial juga harus menyiapkan bantuan bahan makanan, sehingga saat terjadinya bencana, bantuan bahan makanan ini siap disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. (roy/ary)
Yuliani menjelaskan, kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat berupa tindakan yang menimbulkan penderitaan secara…
Menurut Rustan, Siskamling merupakan salah satu instrumen penting dalam membangun keamanan berbasis lingkungan. Kehadiran…
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari…
Abisai menilai capaian realisasi anggaran hingga saat ini masih perlu terus didorong. Karena itu,…
Christian menyinggung masih terjadinya gangguan keamanan yang berdampak pada fasilitas transportasi di sejumlah wilayah…
Barto mengatakan, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari hak masyarakat. Namun, khusus bagi pelajar, menurutnya…