

Pembukaan konferensi APS II Tahun 2023 oleh pembina APS sekaligus Staf Khusus Menteri Perhubungan RI Mayor Jenderal TNI Mar (Purn.) Buyung Lalana, bersama anggota BP30KP Perwakilan Papua, Pdt Albert Yoku, Ketua APS maupun serta stakeholder lainnya, di Hotel Horison Sentani, Jumat (13/10) kemarin. (foto: Priyadi/Cepos)
SENTANI– Kegiatan Konferensi Analisis Papua Strategis (APS) II Tahun 2023 dibuka secara resmi oleh pembina APS sekaligus Staf Khusus Menteri Perhubungan RI Mayor Jenderal TNI Mar (Purn.) Buyung Lalana, bersama anggota Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP30KP) Perwakilan Papua, Pdt Albert Yoku, Ketua APS maupun serta stakeholder lainnya, di Hotel Horison Sentani, Jumat (13/10).
Mayor Jenderal TNI Mar (Purn.) Buyung Lalana, mengatakan, acara ini sangat penting karena di dalam APS terdapat orang orang yang hebat dengan berbagai macam latar belakang yang dimiliki dan tentunya mampu memecahkan persoalan, kendala dan tantangan yang dihadapi di Papua.
Dalam APS ada berbagai forum yang dibahas nantinya dan akan ada solusi dan formulanya yang mampu menjawab apa yang Papua butuhkan, sesuai dengan tema Percepatan Papua Menuju Papua Emas 2041 dan Indonesia Emas 2045.
Untuk itu, masukan dan saran yang diberikan dari peserta dan anggota konferensi APS II menjadi kontribusi nyata untuk Papua, yang nantinya akan digunakan untuk membangun Papua.
Page: 1 2
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…