Categories: SENTANI

Pelaku Penggelapan Mobil Gunakan Banyak Cara

Dua Mobil jadi Barang Bukti

SENTANI- Polres Jayapura terus melakukan penyelidikan terkait kasus penggelapan mobil yang dilakukan  oleh tersangka PR di Kota Sentani Kabupaten Jayapura terhadap belasan korbannya.

Kapolres Jayapura, AKBP Fredrickus Maclarimboen, saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos Selasa (15/3)  menjelaskan, sampai saat ini proses penyelidikan terhadap kasus ini terus pihaknya lakukan.

“Kami sedang mendata dan memang ada beberapa yang sudah didapat oleh para pemilik kendaraan itu,”ujarnya.

Karena dia, yang paling utama dilakukan pihaknya saat ini adalah mendalami dan mengungkapkan setiap motif yang dilakukan pelaku PR dalam melancarkan aksinya, karena  dalam melaksanakan aksinya, sangat rapih dan profesional. “Pelaku mengambil, gadaikan lalu jual. Jadi kita sedang mengurai perlaporan polisi,” ujarnya.

Dari situ selanjutnya polisi bisa memastikan apa pelaku menjalankan aksinya sendiri atau ada keterlibatan pelaku lain. Karena dari setiap kasus penggelapan mobil rental , ada yang dilakukan sendiri oleh pelaku PR dengan pemilik mobil,  ada juga yang melibatkan orang lain lalu dengan pelaku PR. “Saat ini kalau saya tidak salah sudah ada dua mobil sebagai barang bukti,” ujarnya.

Sementara itu untuk pelaku PR sendiri keberadaanya saat ini dipastikan berada di luar Papua. Sehingga polisi masih melakukan kordinasi lanjutan untuk mencari,  bahkan menangkap pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatanya.”Kami akan terus upayakan untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Polres Jayapura menerima laporan penggelapan mobil sebanyak 17 unit yang dilakukan oleh tersangka PR. Mobil-mobil itu digelapkan pelaku  dengan cara pinjam pakai (rental), kemudian bukannya dipakai sendiri namun dijual kepada orang lain.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Polres Jayapura telah memeriksa sejumlah saksi guna menjerat pelaku yang saat ini keberadaannya masih buron. (roy/ary)

newsportal

Recent Posts

Theo: Tak Masuk Akal Orang Papua Sandera Orang Papua

Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…

1 day ago

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm bagi Perguruan Tinggi di Papua

   Merespon terkait dengan kasus tersebut​, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…

1 day ago

El Nino Kuat Bayangi Mimika, BMKG Peringatkan Asap Kiriman dan Gangguan Penerbangan

BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika mengimbau warga Kabupaten Mimika untuk mewaspadai cuaca ekstrem akibat…

1 day ago

Giliran Asap Negara Tetangga Resahkan Warga RI-PNG

Asap yang disinyalir dari kebakaran hutan dan lahan ini justru muncul dari arah negara tetangga…

1 day ago

Satpol PP Siagakan 10 Personel Amankan  Kantor Dinkes Merauke

Penempatan personel tersebut dilakukan menyusul persoalan pemalangan Kantor Dinas Kesehatan yang sebelumnya membuat aktivitas pegawai…

1 day ago

Melaju di Atas Aspal dari Malam Tembus Pagi, Terapkan Monitoring  24 Jam

Di tengah tuntutan pemenuhan  hidup, Komunitas Laskar Di Rantau (LDR) telah membuktikan bahwa keterbatasan dan…

1 day ago