

Hotel Tabita yang ada di Kota Sentani, foto diambil baru baru ini. (foto: Priyadi/Cepos)
SENTANI– Hakil Bupati Jayapura, Haris Richard Yocku, mengungkapkan bahwa Hotel Tabita, aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, hingga kini belum beroperasi meski progres pembangunannya telah mencapai 80–90 persen.
Menurutnya, tertundanya operasional hotel yang terletak di kawasan strategis itu disebabkan oleh dua faktor utama: penyelesaian fasilitas pendukung dan persoalan lahan yang belum tuntas.
“Secara bangunan, hotel ini sudah hampir rampung. Tapi masih ada fasilitas yang harus dilengkapi. Selain itu, masalah lahan juga harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum dikelola pihak ketiga,” jelas Wabup Haris, saat dikonfirmasi Selasa (12/8)
Ia menyebut, sejauh ini sudah ada tiga investor yang melakukan kunjungan untuk melihat langsung kondisi Hotel Tabita. Namun, Pemkab Jayapura tidak ingin terburu-buru memutuskan kerja sama sebelum semua aspek dipastikan aman.
Page: 1 2
Pigai menjelaskan, Kementerian HAM memiliki berbagai program di bidang pendidikan, penyuluhan dan sosialisasi HAM yang…
Menurutnya, dari hasil visum yang dilakukan, korban meregang nyawa akibat luka benda tajam dari perut…
Plt Kepala BPBD Provinsi Papua, B. Wisnu Raditya mengatakan, dua peristiwa tersebut harus menjadi peringatan…
Ia mengaku SMA Asisi memberikan dukungan penuh kepada murid mereka untuk mengikuti berbagai iven seperti…
Dalam sidak tersebut, Mentan Amran menegaskan praktik ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap petani dan kedaulatan…
Budi mengungkapkan, Sudewo tengah menjalani pemeriksaan secara intensif oleh tim penindakan KPK. Pemeriksaan itu dilakukan…