

Staf PMI Kabupaten Jayapura Bambang A. saat melayani permintaan darah dari warga di Kantor PMI Kabupaten Jayapura, Jumat (12/7)kemarin. (foto:Priyadi/Cepos)
SENTANI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jayapura setiap bulannya bisa memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan darah di Kabupaten Jayapura sebanyak 150-180 kantong darah. Hal ini dikatakan Staf PMI Kabupaten Jayapura Bambang A saat diwawancarai wartawan Cenderawasih Pos di Kantor PMI Kabupaten Jayapura yang ada di Komplek Perkantoran Pemkab Jayapura, Gunung Merah Sentani, Jumat (12/7) kemarin.
Bambang menyebutkan, sebenarnya permintaan darah dari pasien bisa lebih dari itu dan biasanya ada donor pengganti dari keluarga atau yang lainnya yang datang mendonorkan darah. Pasien yang banyak membutuhkan darah dominan dari ibu hamil, mau melahirkan dan pasien yang mengalami kecelakaan.
“Untuk darah yang kami dapat biasanya kami turun melakukan pelayanan donor darah permintaan dari instansi pemerintah,TNI/POLRI, perbankan dan swasta. Misalnya ada yang sedang merayakan HUT maka digelar aksi donor darah. Sementara untuk kesadaran masyarakat datang untuk donor darah di kantor kita sangatlah kurang,”ungkapnya.
Diakuinya , setiap harinya PMI Kabupaten Jayapura bisa melayani permintaan darah minimal 5 kantong darah dan darah yang paling banyak dibutuhkan memang darah O dan A, sedangkan lainnya jarang dan jikapun ada juga cukup sulit karena kebanyakan darah manusia di sini O dan A.
Bambang mengungkapkan, pihaknya bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan RS Yowari bagi pasien yang meminta darah ditanggung paling banyak hanya 4 kantong darah selama 1 bulan, selebihnya ada pengganti ongkos untuk kantong darah dan lainnya sebesar Rp 360 ribu/kantong darah.
Untuk pelayanan sendiri dilakukan dari pagi hingga sore dari hati Senin sampai Sabtu, untuk hari Minggu libur, sedangkan jika memang terdesak ada pasien yang membutuhkan darah pada malam hari biasanya bisa dilayani jika ada yang menghubungi. Pasalnya, pelayanan di PMI Kabupaten Jayapura stafnya terbatas termasuk fasilitas di kantor juga belum lengkap.
Bambang berharap kesadaran masyarakat dalam mendonorkan darah secara rutin bisa dilakukan dengan baik, karena jika hanya menunggu ada acara saja tentu stok darah terbatas.(dil/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…
Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…
TPNPB Kodap XVI Yahukimo juga lanjut Sebby mengancam akan terus melakukan patroli dan operasi terhadap…
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menetapkan empat warga negara asing (WNA) asal China sebagai tersangka dalam kasus…