Categories: SENTANI

Pemprov Papua Butuh Lima Kampung

Untuk Program Pemberdayaan OAP 

SENTANI-Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal, SE,MM mengatakan, dalam rangka program pembinaan dan pemberdayaan ekonomi terhadap Orang Asli Papua (OAP), khusus di Kabupaten Jayapura, Pemerintah Provinsi Papua membutuhkan 5 kampung yang di dalamnya terdapat OAP untuk dibina dalam program pemberdayaan ekonomi.

Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal, SE, M.Si, didampingi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua, Yan Jap Ormuseray, saat meresmikan rumah produksi olahan sagu dan aneka kue sagu di Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (12/7).

“Pak Asisten tolong sampaikan ke Pak bupati, Pemprov minta lima kampung, kemarin di Yokiwa, berarti tambah empat lagi,” kata Klemen Tinal dalam sambutanya, Selasa (12/7).

Pada kesempatan itu, Klemen Tinal juga memberikan apresiasi secara khusus kepada Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua yang telah memberikan atau membuat program pemberdayaan ekonomi secara khusus terhadap OAP.

“Kita sampaikan terima kasih kepada mama-mama Papua di bawah koordinator Mama Yosephine Sokoi Suebu ini, yang sudah 38 tahun jatuh bangun dengan usaha ini, tapi hari ini, pemerintah provinsi melalui Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua yang cukup peduli hal ini kemudian membantu,” kata Klemen Tinal.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua, Yan Jap Ormyserai mengatakan, ada sejumlah program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kehutanan selama ini. Salah satunya terkait dengan peresmian rumah produksi sagu,  sekaligus launching produk tepung sagu siap saji, aneka olahan kue sagu.

” Ini merupakan bagian dari implementasi visi Gubernur Papua yang bangkit, mandiri, sejahtera dan berkeadilan, hari ini dapat implementasikan. Inti dari otonomi khusus yaitu bagaimana pemberdayaan terhadap orang asli Papua,”katanya.

Dia mengatakan, sesuai  arahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua untuk  pemberdayaan terhadap OAP dan mendukung PON maka  Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua kemudian mulai mengakomodir kelompok-kelompok usaha masyarakat lokal.

“Salah satu yang kami temui adalah kelompok Sagu Mer. Ternyata usaha ini sudah berjalan begitu lama, tapi tidak begitu lancar sehingga kami memberikan suport bantuan dana Rp 50 juta sehingga usaha ini bisa berjalan,”ujarnya.(roy/tho)

newsportal

Recent Posts

Tiga Ruangan Baru di RSUD Wamena Diresmikan

Untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Wamena, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya meresmikan 3 ruangan yang…

8 hours ago

Dinkes Lanny Jaya Turun Kirimkan Tim Ke 3 Distrik Yang Terdampak Hujan Es

Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…

9 hours ago

Pemprov Papua Pegunungan Minta Bantuan Pusat

Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…

10 hours ago

Bupati Keerom Lantik Ketua Baru Kwarcab Pramuka  Keerom

Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…

16 hours ago

Polres Jayapura Amankan 79 Botol Boplas di Doyo Lama

Penertiban dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas penjualan Boplas yang dinilai meresahkan.…

17 hours ago

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

1 day ago